#humaniora#smmptn#itera

Itera Sediakan 581 Kursi Jalur Mandiri

( kata)
Itera Sediakan 581 Kursi Jalur Mandiri
Foto: Dok

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Institut Teknologi Sumatera (Itera) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Itera melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat, yang pendaftarannya telah dibuka sejak 1 Mei–16 Juli 2019. Sebanyak 581 kursi yang tersebar di 31 program studi (Prodi) dialokasikan Itera untuk mahasiswa baru jalur ini.

Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Irfanianta Arif Setyawan menjelaskan SMMPTN-Barat 2019 merupakan seleksi mandiri yang dilakukan Itera bersama 14 perguruan tinggi negeri (PTN) lain yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) PTN Wilayah Barat. Jalur ini diperuntukan bagi lulusan SMA/sederajat lima tahun terakhir yaitu 2015, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Proses pendaftaran dilakukan secara online yang diawali dengan mengisi biodata singkat pada laman pendafaran www.smmptnbarat.id untuk mendapatkan kode pembayaran dan PIN yang dimulai sejak tanggal 01 Mei 2019 sampai dengan tanggal 12 Juli 2019. Setelah Kode Pembayaran diperoleh, proses pembayaran dapat dilakukan melalui bank mitra yaitu Mandiri, BNI, dan BTN baik secara langsung atau melalui transfer.

“Kami harap para pendaftar benar-benar mencermati setiap detail jadwal dan tata cara pendaftaran jalur SMMPTN-BARAT. Seperti untuk pembayaran dan pembelian PIN hanya dapat dilakukan sampai tanggal 12 Juli 2018, meskipun pendaftaran masih dibuka hingga 16 Juli. Sehingga jika setelah tanggal 12 Juli pendaftar belum memiliki KAP dan PIN maka tidak dapat melakukan mendaftar SMMPTN,” ujar Irfan, Rabu (8/5/2019).

Irfan menambahkan, pada jalur seleksi mandiri, peserta dapat memilih kelompok ujian Saintek, Sosuhum atau Campuran. Biaya pendaftaran peserta kelompok ujian Saintek atau Soshum sebesar Rp 350.000, sementara untuk kelompok ujian campuran dan kelompok Saintek atau Soshum yang ada materi uji keterampilan pendaftarannya sebesar Rp 500.000.

Pada kelompok ujian Saintek dan Soshum, calon mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih 3 program studi, sementara untuk kelompok ujian campuran diperbolehkan memilih 4 program studi dengan urutan pilihan menandakan prioritas. “Pelaksanaan tes SMMPTN-Barat dilakukan pada Kamis, 18 Juli 2019, dan peserta wajib mengikuti tes di kampus yang menjadi pilihan pertamanya,” ujar Irfan.

Triyadi Isworo/Rilis

Berita Terkait

Komentar