#pmk#ternak#dagingsapi#daging

Isu PMK tak Ganggu Penjualan Daging di Pesawaran

( kata)
Isu PMK tak Ganggu Penjualan Daging di Pesawaran
Para pedagang daging sapi di Pasar Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran. Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Kabar penularan penyakit mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak tidak berpengaruh kepada harga daging sapi dan minat pembeli di Pasar Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.


Salah satu pedagang daging sapi, Chairun mengatakan, penjualan daging sapi sejauh ini belum mengalami penurunan.

"Saat ini harga daging masih relatif normal. Penurunan harga hanya terjadi usai libur Lebaran dari Rp160 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogramnya," ujarnya, Minggu, 22 Mei 2022.

Baca: Gubernur Minta Bupati Setop Pengiriman Sapi dari Luar Lampung

 

Begitu pun dengan peminat daging di pasar tersebut. Menurut dia para pembeli masih berada di titik normal dan tidak mengalami penurunan. 

"Kami berharap penyakit tersebut tidak sampai masuk ke Pesawaran karena tentu akan membawa dampak penurunan minat masyarakat untuk membeli daging karena takut," ujar dia.

Guna memastikan daging yang dijual sehat dan terbebas dari PMK, pihaknya telah mendapatkan imbauan serta sosialisasi dari dinas terkait untuk melihat kondisi daging yang terbebas dari penyakit.

"Sudah mendapat sosialisasi dan himbauan dari dinas terkait yang turun langsung ke pedagang beberapa waktu lalu," katanya. 

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar