#jokowi#Reshuffle

Istana: Presiden Belum Menyatakan Rencana Reshuffle

( kata)
Istana: Presiden Belum Menyatakan Rencana Reshuffle
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden


Jakarta (Lampost.co) -- Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengucapkan secara langsung rencana reshuffle kabinet. Bila perombakan dirasa perlu, Jokowi menyampaikan informasi kepada masyarakat.

"Sampai saat ini Presiden Joko Widodo belum pernah menyatakan akan melakukan reshuffle," kata Fadjroel saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 27 April 2021.

Baca juga: Jokowi Tunggu Hari Baik Umumkan Reshuffle?

Fadjroel mengatakan reshuffle menjadi hak prerogatif Jokowi. Hanya Presiden yang dapat menentukan waktu dan nama menteri yang akan diganti.

"Dalam bahasa rakyat, hanya Presiden Joko Widodo dan Tuhan yang tahu, kapan, siapa yang akan menduduki jabatan menteri," ujarnya.

Wacana reshuffle pertama kali muncul saat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui peleburan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Terlebih, Bambang Brodjonegoro sudah mundur dari jabatannya sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

Selain itu, DPR juga sudah menyetujui pembentukan kementerian baru, yakni Kementerian Investasi. Butuh orang baru untuk menakhodai kementerian tersebut.

Sejumlah spekulasi terkait reshuffle pun muncul. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa Luqman Hakim menyebut Presiden reshuffle menteri akan menyasar pada seseorang berinisial M.

"Presiden Jokowi akan me-reshuffle anggota kabinet yang dengan inisial huruf M," kata Lukman kepada Kamis, 15 April 2021.

Kabinet Indonesia Maju memiliki tiga menteri berinisial M. Mereka ialah Moeldoko, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD.

Winarko







Berita Terkait



Komentar