#palestina#internasional

Israel Dinilai Gencarkan Kejahatan Perang di Gaza

( kata)
Israel Dinilai Gencarkan Kejahatan Perang di Gaza
Gaza digempur serangan udara Israel pada Mei 2021 lalu. AFP


Yerusalem (Lampost.co) -- Lembaga pemerhati hak asasi manusia global, Human Rights Watch (HRW) menyebut militer Israel melakukan serangan yang merupakan kejahatan perang. Ini terkait dengan perang 11 hari melawan kelompok Hamas pada Mei di Gaza.

Organisasi hak asasi manusia internasional itu mengeluarkan kesimpulannya setelah menyelidiki tiga serangan udara Israel yang menewaskan 62 warga sipil Palestina. Menurut laporan itu tidak ada target militer yang jelas di sekitar target serangan.

Laporan tersebut, berfokus pada tindakan Israel selama pertempuran, dan kelompok itu mengatakan akan mengeluarkan laporan terpisah tentang tindakan Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya pada Agustus.

“Pasukan Israel melakukan serangan di Gaza pada Mei yang menghancurkan seluruh keluarga tanpa target militer yang jelas di dekatnya,” kata Gerry Simpson, Direktur Krisis dan Konflik Terkait di HRW.

“Keengganan konsisten Israel untuk secara serius menyelidiki dugaan kejahatan perang, ditambah dengan tembakan roket Palestina di wilayah sipil Israel, menggarisbawahi pentingnya penyelidikan yang sedang berlangsung di kedua belah pihak oleh Pengadilan Kriminal Internasional, atau ICC,” sebut Simpson, dalam laporan HRW.

Tidak ada reaksi langsung terhadap laporan militer Israel, yang berulang kali mengatakan serangannya ditujukan pada sasaran militer di Gaza. Israel selama ini menyalahkan Hamas atas korban sipil dengan meluncurkan serangan roket dan operasi militer lainnya di dalam daerah pemukiman.

Secara keseluruhan, sekitar 254 orang tewas di Gaza, termasuk sedikitnya 67 anak-anak dan 39 wanita, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Hamas mengakui kematian 80 militan.

Sementara Israel tercatat korban mencapai 12 warga sipil, termasuk dua anak-anak, tewas di Israel, bersama dengan satu tentara.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar