terorisme

Islam Larang Kotak Amal untuk Terorisme

( kata)
Islam Larang Kotak Amal untuk Terorisme
(Dok. Antara News)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kotak amal digunakan untuk pembangunan pondok pesantren, masjid, atau kegiatan sosial masyarakat lainnya. Ketua MUI Lampung Khairuddin Tahmid mengatakan, Islam melarang pengumpulan dana untuk terorisme.

Dekan Fakultas Syariah itu juga menjelaskan, ada beberapa kategori agar seseorang terlibat dalam terorisme, antara lain partisipasi, tim pendukung, dan tim inti. 

"Pengumpulan dana ini adalah bagian pendukung dengan mengumpulkan dana, maka tidak boleh," ujarnya, Minggu, 13 Desember 2020. 

Ia mengatakan, Kepolisian harus melakukan penyelidikan secara mendalam terkait temuan tersebut. Kotak amal yang ditempatkan di suatu tempat harus jelas peruntukannya. Sehingga pengumpulan dana untuk terorisme itu tidak makin meluas. 

"Jika benar (untuk terorisme), maka harus dilakukan penindakan secara intensif agar tidak meluas," kata dia. 

Diberitakan sebelumnya Tim Densus 88 menangkap 3 orang pelaku terorisme yang tergabung dalam organisasi Jamiah Islamiah (JI). Dari penangkapan itu diketahui JI mengumpulkan dana menggunakan kotak amal yang disebar di minimarket. 

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar