#pembegalan#kriminal

IRT Asal Way Galih Tewas Dibegal dengan Lima Tusukan

( kata)
IRT Asal Way Galih Tewas Dibegal dengan Lima Tusukan
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edy Purnomo bersama jajarannya saat menyambangi RS Airan Raya untuk melihat korban pembegal yang meninggal. Lampost.co/Sukisno

Kalianda (Lampost.co) -- Seorang ibu warga Desa Way Galih, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan, meninggal dunia usai menjadi korban pembegalan di Desa Sindangsari, Tanjungbintang, Rabu malam, 5 Februari 2020. Korban Anis Suningsih (34) dibegal saat menggunakan moto seorang diri.

Informasi yang didapat Lampost.co, awalnya korban sendirian mengendarai sepeda motor dari rumah orang tuanya di Dusun IV Desa Way Galih ke arah ojekan Umbul Kapuk. Sesampainya di kebun jagung jalan arah ojekan Umbuk Kapuk, Desa Sindangsari, dia diduga menjadi korban pembegalan oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Pelaku menusuk perut korban menggunakan senjata tajam yang diduga jenis pisau kemudian mengambil sepeda motor dan barang berharga milik korban.

Korban ditemukan warga dan dibawa ke klinik Centro Dusun P Simpang Tanjungbintang kemudian dirujuk ke RS Airan raya, Lampung Selatan. Korban meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit karena mengalami lima luka tusukan benda tajam di perut.

Barang korban yang dirampas pelaku, yakni 1 unit sepeda motor Honda Beat merah putih BE-2685-AAE, ponsel, dan dompet.

Saat ini, beberapa kerabat korban berada di RS Airan Raya. Begitu juga Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edy Purnomo berada di rumah sakit bersama anggota yang sedang melakukan penyelidikan.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar