#buras#seranganbalasaniran

Iran Hujani Rudal Markas AS di Irak!

( kata)
Iran Hujani Rudal Markas AS di Irak!
SERANGAN BALASAN IRAN. Gambar dari rekaman yang diperoleh dari kantor berita Iran Press, Rabu (8/1), diduga roket diluncurkan dari Iran terhadap pangkalan militer AS di Ain-al Asad di Irak. (AFP/IRAN PRESS)

GARDA Revolusi Iran menghujani dengan puluhan peluru kendali (rudal) markas pasukan AS dan sekutunya di Irak. Pentagon menyebut serangan menghantam markas pasukan AS dan koalisi di Ain al-Assad dan Arbil, Irak.

Operasi Garda Revoluai itu disebut sebagai pembalasan atas terbunuhnya Jenderal Qasem Soleimani yang tewas dalam serangan udara AS di Bandara Baghdad, Jumat (3/1). Konvoi kendaraan Komandan Pasukan elite Garda Revolusi, Quds, itu bersama pemimpin paramiliter Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, diserbu rudal.

Jutaan rakyat Iran menghadiri pemakaman kedua tokoh revolusi Iran itu, Selasa (7/1). Jenderal berusia 62 tahun itu dianggap sebagai calon pengganti Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran.

"Sudah jelas bahwa serangan tersebut berasal dari Iran, dan menargetkan dua pangkalan militer di al-Assad dan Arbil," tegas Asisten Menteri Pertahanan AS untuk Urusan Publik Jonathan Joffman. Rudal itu ditembakkan pukul 17.30 waktu AS.

Di tengah jutaan orang yang turun ke jalan menghadiri penerimaan jenazah Soleimani, televisi Iran Channel One mengumumkan sayembara berhadiah 80 juta dolar AS (Rp1,1 triliun) bagi siapa saja yang bisa membawa kepala Presiden AS Donald Trump.

"Iran punya 80 juta penduduk. Berdasarkan populasi Iran, kami ingin mengumpulkan 80 juta dolar AS hadiah bagi mereka yang mendapatkan kepala Presiden Trump," bunyi sayembara itu yang juga disiarkan Al Arabiya, Minggu.

AS menganggap Soleimani bertanggung jawab atas kematian ratusan prajurit AS. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), induk pasukan elite Quds, oleh AS telah dinyatakan sebagai organisasi teroris.

Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump sudah diberi tahu mengenai serangan Iran tersebut dan memantau perkembangan.

Hoffman melanjutkan saat ini fokus Pentagon adalah menaksir kerusakan yang terjadi akibat serangan rudal di dua markas tersebut. Washington akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah.

Sementara Garda Revolusi menjanjikan "respons yang lebih menghancurkan" jika AS melancarkan serangan balasan.

Sementara jaringan milisi Hashed al-Shaabi, yang pimpinannya Abu Mahdi Muhandis tewas bersama Soleimani, siap melancarkan pembalasan.

Akibat konflik AS-Iran, harga minyak Selasa (7/1) melonjak lebih 4%, dari 64,36 dolar AS menjadi 71,75 dolar AS/barel untuk jenis West Intermediate (WTI). Jenis Brent naik 2,4% menjadi 70,24 dolar AS/barel. ***

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar