#ramadan#bukabersama#beritalampung#ipc

IPC Pelabuhan Panjang Gelar Safari Ramadan

( kata)
IPC Pelabuhan Panjang Gelar Safari Ramadan
IPC Pelabuhan Panjang Gelar Safari Ramadan. (Foto:Lampost/Triyadi Isworo)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) Cabang Pelabuhan Panjang menggelar Safari Ramadan Cinta IPC 1440 H/2019 M dengan tema "Ramadan Ajang Mempererat Tali Silahturahmi Menuju Era Baru Pelabuhan Internasional Panjang" di Ball Room Hotel Novotel, Senin (13/5/2019)

General Manager IPC Panjang, Drajat Sulistyo mengatakan kegiatan safari Ramadan merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan. Tahun ini pihaknya mengundang 1000 orang dari mitra kerja, masyarakat dan stakeholder. Hari ini pihaknya juga memberikan santunan kepada 10 anak yatim dari 3 yayasan yatim piatu dan memberikan santunan kepada 15 anak disabilitas berupa kaki palsu, kursi roda dan sebagainya.

Pihaknya telah memberikan bantuan sosial berupa 2.500 paket sembako kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan Pelabuhan Panjang, santunan rutin takmir masjid di wilayah pelabuhan Panjang, paket pasar murah 7.500 paket serta bantuan perbaikan saran ibadah serta bantua yayasan panti dan yayasan Pendidikan di wilayah Panjang dan Bandar Lampung.

Ia mengatakan dukungan dari regulator pemerintah pusat dalam hal ini kementrian perhubungan melewati Bapak Ksop , serta instansi terakit seperti : Bea Cukai, karantina, kantor kesehatan pelabuhan, Danlanal, danrem dandim dan semua instansi. 
"Selama Ramadan pelayanan terus kita lakukan. Pelabuhan Panjang dipilih menjadi pelabuhan Digital Port sebagai percontohan secara nasional," katanya.

Dengan dukungan semua stakeholder yang ada, pelabuhan Panjang di era barunya sebagai pelabuhan yang 85% melayani kegiatan international akan menjadi pelabuhan yang bisa dibanggakan oleh pemerintah daerah diwilayah sumatera bagian selatan maupun nasional. 

Sementara itu Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassy mengatakan kedepan kerja sama yang sudah baik akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan.  Maka dari itu trend saat ini harus berkolaborasi bersama semua pihak untuk terus tumbuh. 

Triyadi Isworo

Berita Terkait

Komentar