WahdiQomarumetro

Integritas Jadi Kunci 100 Hari Pertama Waru Pimpin Metro

( kata)
Integritas Jadi Kunci 100 Hari Pertama Waru Pimpin Metro
Wali Kota Metro terpilih, Wahdi. Lampost.co/Bambang Pamungkas


METRO (Lampost.co) -- Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Wahdi-Qomaru (Waru) yang mendapat suara terbanyak pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan lebih berintegritas pada 100 hari pertama pada masa jabatannya nanti.

"Kami perlu integritas yang kuat. Apa modal dasar yang dimiliki dan keimanan yang menjadi tanggung jawab terhadap tugas pokok sebagai kepala daerah," ujar Wali Kota terpilih, Wahdi Sirajuddin, Selasa, 22 Desember 2020.

Dia menambahkan, untuk mencegah adanya kasus rasuah harus meningkatkan integritas dan keimanan. "Saya termasuk salah satu putra daerah Metro, tentu berfikir agar bisa berbuat untuk masyarakat, yang diperlukan masyarakat dan yang harus diberikan," tambah dia.

Dia menjelaskan, modal utama dalam pencalonannya kali ini adalah bakti sosial yang lama diberikan ke masyarakat, apalagi dirinya maju dari jalur perseorangan (Independen).

"Modal utama itu kami persiapkan, termasuk salah satunya modal sosial. Dimana saya bertugas di sini (Kota Metro) selama 27 tahun sebagai PNS dan mundur dari PNS yang masih 13 tahun lagi demi ingin memajukan Metro. Harapan saya kedepannya berbuat lebih baik lagi terhadap kota Metro," ujar dia.

Disamping itu, dalam menghadapi pandemi covid-19, dia yang juga seorang dokter akan mengupayakan cara preventif untuk mengatasinya. "Harus di pahami dulu seperti apa virus itu dan cara yang optimal untuk menanganinya," kata dia.

Hal itu mulai dari ketaatan penerapan protokol kesehatan dan regulasi yang dibuat pemerintah daerah. "Jika tidak taat sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan," kata dia.

Dia akan menyampaikan ke masyarakat akan bahaya covid-19 tersebut. Pihaknya juga harus memberikan contoh terhadap penerapan 3M sebagai satu kesatuan. "Jadi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak jadi hal yang rutin diterapkan," kata dia.
 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar