#charakterbuilding#pasetyamandiri

Institut Maritim Prasetiya Mandiri Gelar Charakter Building Berkelanjutan

( kata)
Institut Maritim Prasetiya Mandiri Gelar Charakter Building Berkelanjutan
Institut Maritim Prasetiya Mandiri Gelar Charakter Building Berkelanjutan. (Foto:Lampost/Yudi Wijaya)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Institut Maritim Prasetiya Mandiri (IMPM) mengadakan acara Charakter Building dengan self identification atau mengenal diri sendiri, dengan tema "Personality zone start everything".

"Character building ini harus soft skill yang kami ajarkan di kampus untuk mencetak sdm yang memang unggul tidak hanya di bidang akademik namun ada ciri khas karakter. Ciri khas karakter tersebut kami berikan dari pendidikan karakter 2 sampai 3. Kemudian terakhir ada carier coaching untuk persiapan yang mau wisuda," kata Kurniawati Oktarina, Rektor Institut Maritim Prasetiya Mandiri, Minggu, 28 Agustus 2022.

Jadi kita dukung dari soft skill itu untuk bisa besraing dengan PTN selain dari IPK. Jadi kami akan membekali skill-skill yang ada. Sebab, menurut Rektor, saat ini banyak pendidikan yang hanya tertuju pada bidang akademik. Kami ingin para lulusan mempunyai karakter dasar kemanusiaannya termasuk integritas dan kejujuran, itu penting.

"Memberikan ciri khas tidak hanya pintar tetapi juga berkarakter. ,Jadi kita membentuk karakter yang jujur, kerja samanya yang baik," ujarnya.

Acara character building ini terbagi dalam 3 rangkaian. Jadi character building yang pertama ini namanya self identification, mengenal diri sendiri dan bagaimana memaksimalkan potensi diri. Nanti ada rangkaian berikutnya juga.

"Ini sebenarnya program reguler, bamun karena kondisi pandemi maka tidak ada kegiatan ini, dan setelah tiga tahun berlalu kembali digelar. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari karena dibagi dalam dua angkatan," kata Yudi Wahyudi Senior Trainer dari Global Mandiri Trainers.

Jadi acaranya ini terbagi menjadi dua sesi. Yang pertama itu namanya sesi indoor, bicara tentang konsep apa itu character building, self identification, di dalam juga ada simulasi-simulasi. Bagaimana mahasiswa dikenalkan oleh nilai-nilai positif yang bisa mereka kembangkan di area kampus atau area kerjaan mereka sendiri karena ada yang karyawan juga kan.

Dan ada sesi outdoor mereka melakukan aktivitas fisik berupa penugasan-penugasan dan permainan-
permainan yang menarik.

"Dalam kegiatan ini total ada 16 grup dibagi menjadi 2 sesi kira-kira ada 100 lebih mahasiswa yang mengikuti acara ini," kata Yudi.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar