#OTTKesabngpol#KejatiLampung#Kriminal#Hukum#Lampung

Inspektorat Tunggu Kejati Soal OTT Pegawai Kesbangpol

( kata)
Inspektorat Tunggu Kejati Soal OTT Pegawai Kesbangpol
Kejaksaan Tinggi Lampung melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum pegawai Kesbangpol Provinsi Lampung, Jumat 16 Agustus 2019. (Foto: Istimewa)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis masih menunggu proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Lampung terkait pegawai Kesbangpol Lampung yang terjaring operasi tangkap tangan semalam.

Menurutnya jika terbukti bersalah maka JM, pegawai Kesbangpol yang terkena OTT oleh Kejati berkaitan dengan warga negara asing (WNA), maka pihak Insektorat Provinsi Lampung akan memberikan sangsi tegas kepada oknum bersangkutan.

Hamartoni Ahadis menilai kejadian tersebut merupakan di luar kontrol. Ia berharap kejadian tersebut dan penyalahgunaan wewenang tidak terulang kembali di Lampung. Ia menegaskan Apratur Sipil Negara seharusnya melayani masyarakat.

"Manakala ASN melakukan pelanggaran maka dilakukan diberhentikan sementara dari jabatannya," katanya usai melaksanakan upacara kemerdekaan di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Ia mengatakan pemberhentian tersebut menunggu hasil dari aparatur penyidik yang melakukan pemeriksaan. Ia menjelaskan disiplin pegawai ada sanksi ringan, sedang dan berat. Apabila pelanggaran berat maka diberhentikan tidak hormat.

"Pemberhentian sementara itukan jabatannya harus dicopot. Nanti kita lihat didalam keputusannya. Inikan OTT, masuk pelanggaran pidana. Kalau tebukti maka diberhentikan secara tidak hormat," katanya.

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar