#inspektorat#randis&gratifikasi#beritalampung

Inspektorat Sebut Tak Ada Laporan Randis Mudik dan Gratifikasi  

( kata)
Inspektorat Sebut Tak Ada Laporan Randis Mudik dan Gratifikasi  
Ilustrasi (Google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Inspektorat Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa selama masa mudik cuti lebaran Idulfitri 1440 Hijriah, tidak terdapat adanya laporan tentang larangan penggunaan kendaraan dinas (Randis) untuk kegiatan mudik, hal itu sesuai surat edaran Pemerintah Pusat tentang larangan randis digunakan mudik. 

Selain itu mengenai larangan gratifikasi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap pihak swasta pun Inspektorat mengatakan bahwa selama bulan Ramadan, terutama pada saat menjelang Lebaran laporan terkait hal itu tidak ada.  
“Untuk laporan tentang pemakaian randis mudik tidak ada. Sebab sebelumnya juga sudah diinteruksikan Pak Wali Kota. Dan kebanyakan pegawai Pemkot memakai kendaraan pribadi, kalaupun randis dipakai bukan untuk mudik sebab lingkungan masih tidak jauh dari Bandar Lampung,” ujar Inspektur Kota Bandar Lampung, M. Umar, Senin (10/6/2019). 
Lalu terkait dengan gratifikasi pun M. Umar menjelaskan bahwa selama menjelang Idulfitri laporan tentang hal itu nihil yang masuk ke Inspektorat setempat. 
“Soal kejadian yang di Kecamatan Kedamaian itu sudah selesai. Begitu kita dapat laporan langsung ditindak lanjuti. Berdasarkan keterangan Camat, hal itu tidak benar dilakukan, setelah ditelusuri dilakukan oleh anak buahnya dan telah selesai permasalahannya,” ungkapnya. 

Pihaknya menilai dengan tindakan sosialisasi dan instrupsi yang diberikan oleh Wali Kota, dapat meminimalisir kejadian tentang kedua larangan tersebut. Sebab memang sebelumnya hal demikian telah ditegaskan Kementerian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 
 

Deta Citrawan

<<<<<<< .mine <<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621 ||||||| .r626 ======= >>>>>>> .r627
<<<<<<< .mine
loading...
=======
>>>>>>> .r624
||||||| .r626 ======= >>>>>>> .r627

Komentar