#pemkablamteng#lampungtengah

Inspektorat Klaim Tak Ada Jual Beli Jabatan di Lamteng

( kata)
Inspektorat Klaim Tak Ada Jual Beli Jabatan di Lamteng
Irbansus Inspektorat Lampung Tengah, Dina Tyagita Vidya, didampingi Kadis Kominfotik Lampung Tengah, Rosidi. Lampost.co/Raeza


Gunungsugih (Lampost.co) -- Inspektorat Lampung Tengah (Lamteng) menyebut laporan masyarakat terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemkab tidak terbukti.


Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus), Dina Tyagita Vidya, menjelaskan pihaknya menerima laporan adanya enam pejabat pemkab diduga menerima dana untuk menduduki suatu jabatan. 

Laporan itu dikirimkan melalui jasa ekspedisi. Namun, pengirim tidak melampirkan identitas dan alamat jelas.

"Jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Lamteng tidak terbukti karena penempatan jabatan prosesnya sesuai aturan berlaku. Kami melakukan pemeriksaan, konfirmasi, dan cross check, terhadap tujuh orang yang memberikan dana kepada enam pejabat itu," kata Dina, Kamis, 19 Mei 2022.

Dengan demikian, pihaknya menyimpulkan laporan itu sebagai hoaks. "Laporan itu atas nama Hermansyah yang mengaku masyarakat Lamteng. Hasil konfirmasi terhadap nama itu tidak benar adanya, itu hoaks," ujarnya.

Untuk menegaskan hal tersebut, ketujuh pejabat yang disebut memberikan uang itu menandatangani surat pernyataan di atas materai. Surat itu menyatakan mereka tidak pernah dihubungi siapapun untuk ditawarkan duduk di suatu jabatan tertentu di Pemkab Lamteng dan tidak pernah memberikan sesuatu dalam bentuk apapun.

"Begitu pula enam pejabat yang diduga menerima setoran uang turut menandatangani surat pernyataan tidak adanya jual beli jabatan," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar