pandemikorona

Inovasi Faskes saat Wabah Covid-19, Konsultasi Online Hingga Layanan Drive Thru

( kata)
Inovasi Faskes saat Wabah Covid-19, Konsultasi Online Hingga Layanan Drive Thru
Inovasi faskes selama pandemi covid-19 antara lain konsultasi online dan layanan drive thru kesehatan. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Jakarta (Lampost.co) --  Beberapa rumah sakit melakukan berbagai upaya dalam menghadapi pandemi covid-19. Namun, hal ini juga tidak mengesampingkan pasien non-covid-19. Salah satunya adalah Siloam Hopitals Kebon Jeruk (SHKJ) yang melakukan upaya strategis untuk mengedepankan keselamatan pasien dan staf dalam masa pandemi covid-19.
 
Ketika wabah covid- 19 dinyatakan sebagai pandemi sejak Maret 2020, SHKJ menyikapi dengan melakukan berbagai upaya antisipatif, yaitu melakukan screening dan pengaturan akses masuk pasien maupun pengunjung ke dalam rumah sakit dan memberlakukan pemisahan area perawatan dan tenaga medis bagi pasien yang bergejala. 
 
Beberapa kebijakan juga dilakukan untuk seluruh staf antaranya, pemeriksaan rapid test dan swab PCR berkala, pemberian vitamin, serta melakukan work from home' bagi sebagian staf yang memungkinkan. 

Beberapa inovasi pelayanan kesehatan

Guna memenuhi kebutuhan pasien, beberapa inovasi dilakukan di antaranya konsultasi online melalui aplikasi Aido Health, layanan Drive Thru untuk pemeriksaan laboratorium, vaksinasi, farmasi dan rapid test, serta layanan Home Care, yaitu dengan mengunjungi pasien langsung ke alamat yang diminta.

"Kami menyadari pandemi covid-19 memiliki periode waktu dan diperlukan konsistensi guna mengantisipasi hal tersebut. Melalui penerapan konsep Clean & Safe Hospital, pasien akan merasa lebih aman dan nyaman ketika memenuhi kebutuhan kesehatannya saat di Siloam Hospitals Kebon Jeruk," tutur Direktur Siloam Hospitals Kebon Jeruk, dr. Agus Tanjung, Selasa 5 Agustus 2020 lalu ketika berbincang dengan sejumlah media di Jakarta. 
 
Clean & Safe Hospital merupakan upaya agar penanganan pasien covid tidak memberikan dampak yang tidak diinginkan terhadap pasien non covid, karena disadari bahwa permasalahan kesehatan selain covid juga masih harus mendapat perhatian dan penanganan. 

Rumah sakit khusus covid-19 

Siloam Hospitals Group juga turut mendukung kinerja pemerintah dalam penanganan covid-19 dengan menyediakan sejumlah rumah sakit khusus covid-19 Siloam, yaitu Siloam Hospitals Mampang di Jakarta Selatan, Siloam Hospitals Kelapa Dua di Tangerang, Siloam Hospitals Paal Dua di Manado dan Siloam Hospitals Ambon di Maluku. 
 
"Adanya rumah sakit khusus tersebut, menunjukkan kepedulian kami dari Siloam agar pasien non covid tidak perlu khawatir saat dilayani di unit rumah sakit Siloam lainnya. Kami pun secara konsisten melalukan upaya rujukan apabila ditemukan pasien bergejala terpapar covid-19 ketika diketahui berada di Siloam Hospitals Kebon Jeruk," imbuh dr. Agus Tanjung menambahkan. 
 
Dikesempatan terpisah, Wakil Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi mengatakan, salah satu rumah sakit swasta yang berhasil melakukan reformasi dengan inovasi faskes adalah Siloam Hospitals.
 
Adib mengatakan, Siloam Hospitals berhasil memadukan sistem faskes dengan platform mandiri, sehingga rekam medis pasien tetap bisa terekam dalam faskes yang terhubung langsung ke rumah sakit, disisi lainnya eksistensi Siloam Hospitals dalam mempertahankan keunggulan pelayanannya dimasa pandemi covid-19 turut diapresiasi Adib Khumaidi. 
 
"Pelayanan Siloam Hospitals Group dalam kesehatan unggulan merupakan rumah sakit swasta yang saya apresiasi. Mereka mampu menunjukkan eksistensinya dan begitu cepat mengambil langkah antisipasi agar pasien lainnya tidak terpapar covid-19. Saya mengapresiasi sejumlah hal tersebut," pungkas Adib.
 

Medcom



Berita Terkait



Komentar