#BPJS#pelayanan#rumahsakit#meninggal

Ini Tanggapan BPJS soal Pasien Meninggal di RSUDAM

( kata)
Ini Tanggapan BPJS soal Pasien Meninggal di RSUDAM
dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- BPJS Kesehatan menanggapi kasus meninggalnya pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moloek.

BPJS mengklaim telah menerapkan apa yang disebut sebagai sistem rujukan. Di dalam sistem ini telah terangkum syarat dan ketentuan bagi peserta BPJS Kesehatan yang ingin mendapatkan layanan kesehatan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Muhammad Fakhriza, Selasa, 11 Februari 2020

Dia menjelaskan, peserta mendapatkan pelayanan berupa  fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Faskes I) dimana tempat pelayanan kesehatan pertama yang didatangi pasien BPJS yang ingin berobat, seperti puskesmas, klinik, atau dokter umum.

Ia mengatakan bahwa perserta merupakan pasien rujukan dari RS Bob Bazar, dan sudah dijaminkan sebagai peserta BPJS kesehatan. Kemudian pasien dirujuk menggunakan ambulance, sampai di RSUDAM sudah diberikan kepastian jaminan sebagai peserta BPJS atau JKN.

"Artinya dari segi penjaminan itu sudah clear, sudah kita jaminkan. Yang sekarang jadi masalah kan pelayanannya yang diberikan oleh Rumah Sakit.  Saya tidak menanggapi mengenai apa yang sudah diberitakan, karena hal tersebut bukan ranah kami," katanya.

Sebelumnya, tambah dia, Rumah sakit sudah memberikan keterangan, dan BPJS merasa telah menangani semua yang dibutuhkan oleh peserta.

"Kami melayani tidak memandang pasien dari kelas 1, 2 atau 3 bahkan yang gratis (KIS). BPJS kesehatan berperan menampung jika ada keluhan dari peserta sebagaimana hak dan kewajiban kami kepada peserta BPJS, tentunya keluhan ini akan kita tindak lanjiti dengan meminta konfirmasi sebagaimana yang tertuang antara dinas kesehatan dengan rumah sakit," katanya.

Hal tersebut memungkinkan BPJS akan menemukan sesuatu yang sejalan atau bertentangan dengan syarat-syarat BPJS. "Jika memang dilihat ada, nantinya akan kita beri teguran ke rumah sakit tersebut," tutup dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar