#thr#sanksiPerusahaan#beritalampung

Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Beri THR

( kata)
Ini Sanksi Bagi Perusahaan yang Tak Beri THR
Ilustrasi (Google image)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemprov Lampung meminta kepada seluruh perusahaan tanpa terkecuali wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pekerja/buruhnya sebelum H-7 Lebaran atau paling lambat 1 minggu sebelum hari raya Idulfitri. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lampung, Lukmansyah, mengatakan pembagian THR tersebut memiliki dasar hukum yang kuat yakni Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 tahun 2016, tentang THR bagi pekerja/buruh. "Kami akan membuka posko pengaduan THR tenaga kerja mulai minggu ke tiga," kata dia kepada Lampost.co saat dihubungi, Selasa (14/5/2019). 

Jika ada buruh/pekerja yang belum menerima THR yang merupakan haknya paling lambat H-7 bisa langsung melaporkan ke Disnakertrans Provinsi maupun kabupaten/kota.  Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hubungan Industrial (PHI), Disnakertrans, Tuti Gantini, memaparkan perusahaan akan mendapatkan punishment berupa denda dan sanksi administratif jika tidak memberikan THR kepada pegawainya yakni di pasal 10 (1) berbunyi Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4) dikenai denda sebesar 5 % dari total batas waktu kewajiban Pengusaha untuk membayar.

Kewajiban Pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada Pekerja harus dibayar sejak berakhirnya batas (2) Pengenaan denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1).  Kemudian pada pasal 11 ayat 1 Pengusaha yang tidak membayar THR Keagamaan kepada Pekerja/Buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dikenai sanksi administratif. Dilanjutkan ayat 2 Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat 1 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar