sertifikatnikahberitalampung

Sertifikat Layak Nikah Dianggap Bikin Ribet

( kata)
Sertifikat Layak Nikah Dianggap Bikin Ribet
dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co): Pemerintah mewacanakan setiap warga yang hendak menikah harus mengantongi sertifikat layak nikah. Sertitikat baru bisa didapat setelah calon pengantin mengikuti pelatihan pranikah.

Ribet, begitu sebagian besar pendapat warga. Nofaldi Akbar, 24, misalnya, mengatakan, sertifikat layak nikah justru mempersulit warga yang hendak menikah.

"Harusnya pemerintah mempermudah warga untuk menikah, itu bisa mengurangi pergaulan bebas," kata warga Bendar Lampung itu, Jumat, 22 November 2019.

Nugrah Ramadhan, 26, sependapat dengan Nofaldi. Warga Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, itu mengatakan, sertifikat layak nikah tak ada hubungannya dengan kualitas pernikahan. Menurut dia, belum tentu juga pernikahan pasangan yang mengantongi sertifikat akan selelau awet.

"Memang apa jaminannya yang ikut sertifikat pernikahannya bakal awet? Itu kan tergantung masing-masing," kata Nugrah.

Nugrah menambahkan, bimbingan pranikah tak perlu dijadikan wajib. Itu hanya akan menjadi momok bagi warga.

"Itu bisa bikin orang enggan menikah, terlebih untuk anak muda. Mereka pasti sudah mendapatkan kesan ribet dari wacana tersebut," pungkas Nugrah.

Setiaji Bintang Pamungkas

Berita Terkait

Komentar