#pelantikankepaladaerah#pilkada

Ini Harapan Ulama untuk Kepala Daerah Terpilih

( kata)
Ini Harapan Ulama untuk Kepala Daerah Terpilih
Pemerintah Provinsi Lampung melakukan persiapan pelantikan dan pengambilan sumpah di Balai Keratun Lantai III Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis, 25 Februari 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pasangan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di Lampung akan di lantik pada Jumat, 26 Februari 2021 di Balai Kratun Lantai III Kantor Gubernur Lampung. Atas hal itu, terdapat harapan tersendiri dari para ulama terhadap Bupati dan Wali Kota yang akan segera menjalani tugasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, Khairuddin Tahmid, mengatakan jabatan sebagai kepala daerah adalah amanah yang diberikan Allah. Amanah tersebut harus dijaga dan ditunaikan dengan baik dan penuh tanggungjawab. 

"Dalam agama di gariskan pemimpin yang baik adalah yang menunaikan kewajibannya dengan baik dan sebesar-besarnya berpihak pada kepentingan rakyat," kata Pak Yayi, panggilan akrab Khairuddin Tahmid kepada Lampost.co, Kamis, 25 Februari 2021.

Pengukuhan sebagai kepala daerah harus dimaknai sebagai tanggungjawab untuk memikul kepercayaan yang berat, dan bukan diekspresikan dengan kegembiraan yang berlebihan. Tanggung jawab dan kepercayaan yang dipikul itu akan dimintai pertanggung jawaban baik dihadapan publik maupun yang maha kuasa kelak. 

Untuk itu ia berpesan niatkan sejak awal kepercayaan sebagai kepala daerah adalah lahan untuk menebarkan kebaikan dan kemaslahatan bagi orang banyak. Dengan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat. Selanjutnya senantiasa berpedoman pada rambu-rambu dan ketentuan perundangan yang berlaku. Jangan sedikit pun diciderai dengan perilaku yang tidak sejalan dengan norma hukum. 

"Berkomitmen untuk memenuhi janji-janji sebagaimana saat kampanye lalu, wujudkan janji-janji, dengan perbaikan dan perubahan pembangunan yang lebih maju. Sekarang ini bukan lagi berkarya kata dengan janji-janji manis lagi, tapi waktunya berkarya nyata," kata akademisi Hukum Tata Negara UIN Raden Intan Lampung

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Prof. Marzuki Noor mengatakan para kepala daerah yang dilantik wajib menunaikan janji-janjinya kepada masyarakat ketika masa kampanye. Janji kampanye yang tertuang di dalam visi dan misi dituangkan dalam program kerja yang harus diimplementasikan ketika pasangan tersebut menjalankan roda pemerintahannya.

Sementara Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama Provinsi Lampung, Prof Mohammad Mukri mengucapkan selamat kepada para kepala daerah dan wakil yang baru saja memenangkan kontestasi pesta politik. Semoga kepala daerah dan wakilnya bisa mewujudkan harapan masyarakat dan umat untuk menghantarkan kehidupan yang lebih baik

"Harapan saya mereka harus memberikan komitmen dalam memimpin tentu tujuannya tidak lain menyejahterakan rakyat. Apapun yang mereka pegang adalah amanah dari rakyat," tutup Rektor UIN Raden Intan Lampung itu.

Tujuh pasangan daerah tersebut meliputi Nanang Ermanto-Pandu Kusuma Dewangsa (Lampung Selatan), Musa Ahmad-Ardito Wijaya (Lampung Tengah), Dawan Rahardjo-Azwar Hadi (Lampung Timur). Kemudian Raden Adipati Surya-Ali Rahman (Way Kanan), Dendi Ramadhona Kaligis-S Marzuki (Pesawaran), Eva Dwiana-Deddy Amarullah (Bandar Lampung), dan Wahdi-Qomaru Zaman (Metro). Sementara di Pesir Barat masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar