#Covid-19#Rapidtest

Ini Beda Rapid Test Antigen dan Antibodi

( kata)
Ini Beda Rapid Test Antigen dan Antibodi
Ilustrasi rapid test antigen - - Foto: Medcom


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) telah mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan para pengunjung membawa hasil rapid test antigen ketika hendak masuk ke wilayahnya. Hal itu karena metode antigen memiliki akurasi lebih tinggi ketimbang rapid test antibodi.

Wakil Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung dr Boy Zaghlul Zaini menjelaskan, rapid test antigen memiliki metode yang sama dengan swab test. Yakni, mendeteksi keberadaan virus memalui cairan yang berada di hidung dan tenggorokan.

Melalui pemeriksaan tersebut, bisa diketahui bagian sel virus korona meski tidak utuh. Hal itu membuat angka ketepatan jadi lebih tinggi.

"Hasilnya bisa diketahui dalam 15 menit. Meski punya akurasi yang tinggi, tapi tetap dilanjutkan dengan tes PCR," jelas Boy Zaghlul, Jumat, 18 Desember 2020.

Sementara itu, rapid test antibodi dilakukan hanya untuk melihat reaksi imun tubuh dari virus. Ia mengatakan setiap sistem kekebalan manusia akan memberikan reaksi bila bertemu penyakit.

Berbeda dengan antigen, rapid test antibodi dilakukan lewat pengambilan darah. Karena antibodi memberikan reaksi ke semua virus maka akurasi hasilnya menjadi rendah.

"Kalau rapid test antibodi ini yang dilihat bukan keberadaan Covid-19 tapi reaksi antibodi saja," jelasnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar