#Pidana#Pelaku#TerorBom

Ini Ancaman Pidana Pelaku Teror Bom

( kata)
Ini Ancaman Pidana Pelaku Teror Bom
Aparat melakukan pemeriksaan atas dugaan teror bom di Hotel Bukit Randu. Lampost.co/Andy Apriyadi

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perbuatan teror bom, tidak bisa dijadikan bahan candaan. Pelaku akan menghadapi banyak pasal pidana. Salah satunya, jika ancaman digunakan, via sms, telepon, email, atau pun sosial media, pelaku bisa dijerat UU Nomor 19 Tahun 2016, atas perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE

Pasal 29 berbunyi, Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Berita Terkait: 

Pesan Teror Bom di Bukit Randu Berasal dari Email

Diduga Teror Bom, Tim Gegana Polda Lampung Datangi Hotel Bukit Randu

Personel Brimob Periksa Sejumlah Sudut Hotel Bukit Randu

Sedangkan Pasal 45 ayat (3) berbunyi, setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 29, dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah).

Kemudian upaya teror tersebut juga dapat dikenakan pasal 6 UU Nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pentapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2002, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Dalam pasal 6 berbunyi, Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut terhadap orang secara meluas, menimbulkan korban yang bersifat massal dengan cara merampas kemerdekaan atau hilangnya nyawa dan harta benda orang lain, atau mengakibatkan kerusakan atau kehancuran terhadap Objek Vital yang Strategis, lingkungan hidup atau Fasilitas Publik atau fasilitas internasional dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, pidana penjara seumur hidup, atau pidana mati.

Sebelumnya, teror tentang diduga adanya bom melanda hotel Bukit Randu, pada Minggu 12 Januari 2020. Informasi tersebut, ternyata berasal dari sebuah email.

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar