#beritalampung#beritametro#pemkotmetro

Ini 9 Progam Baru Wali Kota Metro RPJMD 2021-2026

( kata)
Ini 9 Progam Baru Wali Kota Metro RPJMD 2021-2026
Sembilan program prioritas Pemkot Metro yang telah sesuai dengan RPJMD 2021-2026. Dok/Pemkot Metro


Metro (Lampost.co): Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah merilis sembilan program unggulan terbaru untuk meningkatkan pembangunan Bumi Sai Wawai.

Data yang dihimpun Lampung Post, sembilan program prioritas yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota setempat berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021- 2026. Dimana, sembilan program ini untuk menggantikan program pada janji kampanye Wali Kota Wahdi dan Wakil Wali Kota Qomaru Zaman pada Pemilu 2020 lalu. 

Kepala Diskominfo Kota Metro, Subehi mengatakan, pada selebebaran sembilan program prioritas tersebut sudah ada dalam Perda nomor 7 tahun 2021. 

"Jadi kalau bicara Perda berarti itu sudah hasil dari pembahasan bersama antara eksekutif maupun legislatif. Tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah tahun 2021 - 2026," kata dia, Jumat, 28 Oktober 2022. 

Dia menambahkan, saat ini tugas yang dilakukan hanya untuk mensosialisasikan. Sementara untuk produk prioritas itu telah disepakati oleh Pemkot dan DPRD kota setempat. 

Baca juga:  Tingkatkan Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan Bangsa

"Kami sosialisasikan, artinya produk itu sudah produk hasil dari proses politik. Eksekutif dan legislatif sudah menyepakati itu. Saya pikir itu kn perjalanannya dari pembahasan, tapak kalau rinciannya mungkin dari Bappeda. Yang jelas kalau saya fokus pada Perda yang sudah ada itu, dan tugas kita untuk membantu mensosialisasikan," tambahnya. 

Dia menjelaskan, untuk mensosialisasikan, pihaknya membagikan dalam bentuk flyer yang telah melalui proses evaluasi Pemerintah Provinsi Lampung. 

"Kalau itu kan kita tidak tau perjalanannya seperti apa, itu kan sudah ada proses pembahasan yang mendalam. Perda tersebut juga sudah melalui proses evaluasi di provinsi," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Metro, Anang Risgianto mengatakan, sembilan program ini tidak ada perubahan program prioritas Wali dan Wakil Wali Kota. 

"Tidak ada perubahan, memang itu yang tertuang didalam RPJMD. Yang lain dari itu memang tidak ada. Itu menjadi bagian dari program terkait penanganan banjir, tapi yang jelas yang sesuai dengan RPJMD itu adalah mulai dari peningkatan layanan masyarakat, Kemudian peningkatan insentif, terus BPJS dan lain sebagainya," kata dia. 

Dia menambahkan, untuk 9 Progam unggulan Wahdi - Qomaru pada kampanye Pilkada 2020 lalu dia tidak mengetahui. Anang hanya mengetahui program prioritas yang disebut telah lama ada, dan kini diinginkan kembali ke publik. 

"Malah tidak tahu saya, di RPJMD itu yang jelas ini yang sudah masuk. Itu memang sudah ada lama, ya diingatkan kembali," tambahnya.

Diketahui, berikut sembilan program prioritas yang telah direvisi dan sudah disosialisasikan oleh Diskominfo. 

1. Gratis iuran BPJS kelas 3 dengan pelayanan berkualitas kini menjadi Peningkatan layanan masyarakat melalui kartu Metro Ceria (Satu kartu banyak manfaat).

2. Siaga kesehatan warga (Call center 159) dan mobil ambulance / jenazah gratis kini menjadi Peningkatan insentif bagi pegiat keagamaan, pendidikan, kesehatan dan para pamong.

3. Kartu sembako murah kini menjadi Pembebasan iuran BPJS kelas III, dengan pelayanan yang berkualitas.

4. Bantuan sarana produksi pertanian (Saprotan) dan alat mesin pertanian (Alsintan) bagi petani kini menjadi Merealisasikan rumah sakit pendidikan utama fakultas kedokteran.

5. Pembebasan iuran komite sekolah kini menjadi Menghadirkan layanan masyarakat terpadu dan cepat, melalui Mall Pelayanan Publik Satu Atap (Mall Melesat).

6. Pemberian beasiswa bagi pelajar/ mahasiswa, guru dan dosen serta pemberian tunjangan kinerja guru kini menjadi Peningkatan sarana dan prasarana jalan, lampu/penerangan jalan, dan IOT (Internet Of Things).

7. Rembuk warga/ nemui nyimah antar warga/ umat beragama dan revitalisasi aktivitas milenial serta penyelenggaraan even budaya secara rutin, kini berubah menjadi Revitalisasi fasilitas olahraga dan budaya.

8. Peningkatan pemberian tunjangan/ insentif bagi pamong, linmas, kaum, pengurus rumah ibadah, penggali kubur dan kader kesehatan, kini menjadi Bantuan sarana produksi pertanian (Saprotan) dan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk petani.

9. Seluruh jalan mulus, kelurahan terang dan bebas banjir kini menjadi Membangun Creative-Hub, yaitu sentra produksi dan pemasaran/ E-commerce di 5 (Lima) Kecamatan dan 22 (Dua puluh dua) Kelurahan.

Sementara, ada sejumlah program unggulan Wahdi - Qomaru yang lama dan hilang pada flyer baru ialah program Siaga kesehatan warga (Call center 159) dan mobil ambulance / jenazah gratis. Kemudian Pembebasan iuran komite sekolah.

Setelah itu, Pemberian beasiswa bagi pelajar/ mahasiswa, guru dan dosen serta pemberian tunjangan kinerja guru dan program bebas banjir yang tertera pada poin ke-9 dalam flyer program unggulan Wahdi - Qomaru.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar