#gaspool#gojek#suspend

Ingkari Kesepakatan, Gaspool Ancam Tuntut Gojek

( kata)
Ingkari Kesepakatan, Gaspool Ancam Tuntut Gojek
Ilustrasi. Foto: Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online (Gaspool) Lampung akan melakukan tuntutan kepada Gojek akibat tidak berjalannya beberapa kesepakatan yang sudah dibuat antara keduanya.

"Kami protes karena Gojek ingkar atas kesepakatan. Kami sudah sangat sabar menunggu, tapi sepertinya tidak ada itikad baik dari Gojek. Maka kami layangkan surat resmi," ujar Ketua Gaspool Lampung Miftahul Huda, Minggu, 15 Desember 2019.

Dia mengatakan bahwa pertemuan melalui tembusan Kadishub Provinsi Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung Komisi III, Kapolres Bandar Lampung, Dandim 0410 tersebut berupa tuntutan janji yang telah disepakati bersama (Gaspool dan Gojek) untuk mengembalikan akun driver yang di suspend (pemberhentian sementara), akibatnya mitra Gojek tidak dapat mengojek atau menarik penumpang.

"Saya khawatir ini permainan Gojek Lampung saja, karena saya tanyakan dengan teman diluar provinsi, tidak ada yang sampai suspend seperti ini. Tindakan ini mengarah ke putus mitra, karena driver sama-sama tidak dapat jalankan onbid," katanya.

Lebih lanjut Ia jelaskan bahwa suspend sebanyak 48 mitra ini sebelumnya telah dilakukan perjanjian akan dikembalikan aktif seperti semula.

Iif sapaan akrabnya, menyinggung permasalahan status quo yang diamini bersama antara kedua belah pihak.

"Karena cukup terlihat signifikan sekali pelanggaran tidak henti, mulai dari kegiatan safety riding, media gathering, acara gofood, semua kegiatan dari Gojek yang bekerja sama dengan beberapa elemen. Tanpa mereka sadari atau justru ini disengaja adalah pelanggaran dari status quo," ujarnya.

Sebelumnya, perselisihan antara Gojek dan Gaspool terjadi pascapemotongan insentif 50% secara sepihak oleh PT Gojek sehingga driver melakukan aksi demo di depan kantor Gojek pada September 2019 lalu.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar