ingatpesanibujagajarakmencucitanganmemakaimasker

Ingat! Tetap Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan ketika Nongkrong

( kata)
Ingat! Tetap Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan ketika Nongkrong
Ilustrasi Pixabay


Jakarta (Lampost.co) -- Sejumlah restoran dan kedai kopi sudah kembali melayani makan di tempat (dine in) sejak diterapkan PSBB transisi di DKI Jakarta. Pelonggaran ini membuat sejumlah orang kembali berkumpul dan nongkrong di kedai kopi.

Memang, rasa jenuh akibat terlalu lama berdiam diri di rumah selama masa pandemi Covid-19 membuat banyak orang ingin ke luar rumah. Berkumpul bersama teman menjadi kegiatan menyenangkan karena bisa saling berbagi cerita secara tatap muka, setelah sebelumnya hanya melalui daring (online).

Kegiatan nongkrong ini tanpa disadari bisa menimbulkan klaster baru. Terlebih, jika bertemu dengan teman biasanya orang menjadi lengah menerapkan protokol kesehatan. 

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito, pada prinsipnya kemunculan klaster baru disebabkan penularan. Penularan terjadi karena adanya kontak, termasuk di setiap kerumunan.

"Kerumunan bisa terjadi di mana saja. Misalnya, di sebuah komunitas, permukiman atau suatu wilayah, kantor, hingga kendaraan umum," kata Wiku dalam diskusi yang disiarkan melalui YouTube BNPB, beberapa waktu lalu.

Untuk mencegah terciptanya klaster baru, taat dalam menjalankan protokol kesehatan menjadi hukum wajib, yaitu tetap memakai masker saat nongkrong, menjaga jarak posisi duduk, dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir.

Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan jangan sampai niat melepas jenuh bersama teman malah menjadi petaka karena abai protokol kesehatan.

Pada masa pandemi ini, pemerintah melalui #satgascovid19 tidak pernah bosan untuk mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.

Medcom







Berita Terkait



Komentar