#covid-19#viruskorona#viruscorona

Indonesia Targetkan Angka Kematian di Bawah 1%

( kata)
Indonesia Targetkan Angka Kematian di Bawah 1%
Ilustrasi virus korona (Covid-19). Medcom.id/Annisa

Jakarta (Lampost.co) -- Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan Indonesia menargetkan angka kematian di bawah 1 persen. Namun, banyak tantangan untuk menekan angka kematian di Tanah Air.
 
Kasus kematian Indonesia yang masih di atas 10 persen lebih tinggi dari rata-rata dunia. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia didorong mengubah kebiasaan berobat jika kondisinya sudah buruk.
 
"Jadi kebanyakan kita temui pasien pasien di rumah sakit ini ketika kondisinya sudah memburuk baru datang ke rumah sakit," kata Dewi dalam diskusi di Gedung BNPB Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

Dewi tak memungkiri potensi kematian akibat Covid-19 semakin tinggi jika penanganan pasien terlambat. Apalagi, jika pasien memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Dewi menyebut kematian paling tinggi di Indonesia dikaitkan dengan komorbid berupa hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Kondisi pasien Covid-19 yang menderita komorbid rentan memburuk.
 
"Jadi kalau misal sudah kena hipertensi dan kena Covid-19 juga pasti kondisi akan jauh lebih buruk," terang dia.
 
Penderita diabetes di Indonesia peringkat 6 di dunia. Jumlah penderita penyakit ini mencapai 10 juta, baik penderita sadar atau tidak mengidap penyakit tersebut.

Medcom



Berita Terkait



Komentar