ekspor

Indonesia Bakal Jadi Eksportir Terbesar Amerika

( kata)
Indonesia Bakal Jadi Eksportir Terbesar Amerika
dok Medcom.id


Washington (Lampost.co) -- Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Muhammad Lutfi yakin jika Indonesia akan menjadi eksportir nomor satu di Negeri Paman Sam dari kawasan Asia Tenggara. Hal ini semakin diyakini usai Pemerintah AS memperpanjang preferensi tarif Generalized System of Preferences (GSP) untuk Indonesia.
 
Indonesia digadang-gadang akan kalahkan Thailand, yang selama ini menjadi eksportir teratas untuk kawasan Asia Tenggara di AS. Dubes Lutfi mengatakan Thailand kehilangan 804 pos tarifnya.
 
"Jadi mestinya setelah ini, Indonesia akan menjadi nomor satu, karena (biasanya) Indonesia nomor dua setelah Thailand. Sekarang, Thailand dipotong fasilitas GSP-nya," seru Lutfi dalam pengarahan pers virtual, Senin, 2 November 2020.

Selain Thailand, Lutfi melihat Turki dan India juga mendapat potongan GSP. Jika melihat peluang ketiga negara tersebut, maka itu adalah ekspor berupa produk suku cadang otomotif, panel elektronik, hingga produk porselen, perhiasan, dan produk konsumsi dari buah.
 
Vietnam baru-baru ini juga mendapatkan tuduhan dari Amerika Serikat berupa manipulasi foreign exchange. Hanoi juga dianggap melakukan illegal timber atau pengenaan kayu ilegal untuk produk furniturnya.
 
"Jadi saya bisa melihat, dalam 1-2 tahun mendatang furnitur akan tumbuh hebat sekali. Ini karena pesaing utama kita di ASEAN, Vietnam, dituduh melakukan illegal manipulation dari kayu yang ilegal," ujar Lutfi.
 
Amerika Serikat memutuskan untuk memperpanjang GSP kepada Indonesia pada 30 Oktober lalu. Menurutnya, pos-pos tarif GSP banyak diproduksi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, seperti mebel, perhiasan perak, tas tangan, pintu kayu, dan sebagainya.

Medcom







Berita Terkait



Komentar