#ekspor-impor#ekbis#beritalampung

Impor Lampung Juni 2020 Naik 27,64 Juta Dolar AS

( kata)
Impor Lampung Juni 2020 Naik 27,64 Juta Dolar AS
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat impor Provinsi Lampung pada Juni 2020 mencapai 132,70 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau mengalami peningkatan sebesar 27,64 juta dolar AS atau naik 26,31 persen dibanding Mei 2020 yang tercatat 105,06 juta dolar AS. 

Nilai impor Juni 2020 tersebut lebih rendah 26,80 juta dolar AS atau turun 16,80 persen jika dibanding Juni 2019 yang tercatat 159,50 juta dolar AS.

"Dari sepuluh golongan barang impor utama pada Juni 2020, delapan diantaranya mengalami peningkatan, masing-masing adalah benda-benda dari besi dan baja naik 12.959,60 persen; biji-bijian berminyak naik 694,62 persen; gula dan kembang gula naik 126,18 persen; besi dan baja naik 124,55 persen; gandum-ganduman naik 87,98 persen; binatang hidup naik 71,63 persen; mesin-mesin/pesawat mekanik naik 13,67 persen; dan bahan kimia organik naik 4,48 persen," kata Kepala BPS Lampung, Faizal Anwar, Rabu, 5 Agustus 2020.

Dia mengatakan golongan barang impor utama yang mengalami penurunan adalah ampas/sisa industri makanan turun 64,36 persen dan pupuk turun 50,51 persen.

Baca: Ekspor Lampung Juni 2020 Meningkat 26,89 Persen

Kontribusi sepuluh golongan barang utama terhadap total impor Provinsi Lampung pada Juni 2020 mencapai 80,98 persen. Rinciannya gula dan kembang gula 43,66 persen; binatang hidup 9,54 persen; biji-bijian berminyak 9,37 persen; ampas/sisa industri makanan 5,02 persen; mesin-mesin/pesawat mekanik 3,83 persen; benda-benda dari besi dan baja 3,60 persen; besi dan baja 1,84 persen; gandum-ganduman 1,60 persen; pupuk 1,28 persen; dan bahan kimia organik 1,25 persen.

"Nilai impor menurut penggunaan barang pada Juni 2020 dibanding Mei 2020 untuk ketiga kelompok penggunaan barang mengalami peningkatan. Barang modal mengalami peningkatan sebesar 47,84 persen, bahan baku/penolong naik 25,92 persen, dan barang konsumsi naik 6,24 persen," kata dia. 

Jika dibandingkan dengan Juni 2019, lanjut dia, barang modal naik 166,47 persen, bahan baku/penolong turun 18,41 persen, dan barang konsumsi turun 26,81 persen. 

"Nilai impor menurut penggunaan barang Januari-Juni 2020 dibandingkan Januari-Juni 2019, barang modal turun 25,39 persen, bahan baku/penolong turun 61,98 persen, dan barang konsumsi turun 11,30 persen," ujar dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar