#csr#gmp#stunting

Ikut Dukung Penurunan Stunting, PT GMP Bagikan Makanan Tambahan ke Warga

( kata)
Ikut Dukung Penurunan Stunting, PT GMP Bagikan Makanan Tambahan ke Warga
Upaya pmerintah menurunkan angka stunting di Provinsi Lampung turut didukung PT Gunung Madu Plantation (GMP) dengan berikan bantuan makan tambahan ke warga. (Foto:Dok.GMP)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Upaya pmerintah menurunkan angka stunting di Provinsi Lampung turut didukung PT Gunung Madu Plantation (GMP). Yakni, dengan menyerahkan bantuan paket makanan tambahan kepada warga yang membutuhkan.

Lewat program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan atau  CSR, PT GMP memberikan bantuan paket makanan tambahan tahap ketiga di Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah. Sasaran program kali ini adalah anak-anak di bawah garis merah dan ibu hamil dengan kondisi gizi yang terbatas. Program ini didukung oleh pihak Pemerintah kecamatan dan Puskesmas Jatidatar Bandar Mataram.

Bantuan ini sudah ketiga kalinya selama tahun 2022. Sebanyak 80 paket diberikan kepada ibu hamil dan 51 paket diberikan kepada anak Balita di bawah garis merah. Adapun 1 paket bagi ibu hamil berisi 4 kotak susu untuk ibu hamil, sedangkan untuk 1 paket balita berisi 4 kotak susu dan 4 bungkus makanan pendamping. Ditambah lagi dengan paket bingkisan untuk anak-anak peserta posyandu berupa susu dan roti/biskuit.

General Affairs PT GMP Egi Wira Gala mengatakan program percepatan penurunan salah satu program CSR PT GMP yang sudah terprogram pada tahun 2022, selaras dengan program SDGs (Sustainable Development Goals) dari Pemerintah Pusat yang bermuara di Desa sebagai pelaku keberhasilan program tersebut.

"kegiatan ini satu tujuan dengan Motto PT GMP untuk selalu tumbuh bersama masyarakat. Kita dukung penuh program pemerintah ini. Harapan kami program ini menjadi manfaat Bersama, tumbuh kembang anak adalah masa depan kita Bersama," ujarnya.

PT GMP hadir di tengah masyarakat dalam upaya peningkatan gizi masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan generasi Indonesia Emas tahun 2045 bisa tercapai.

Sementara Camat Bandar Mataram, Ridwansyah, sangat mengapresiasi program ini karena program ini sangat bermanfaat bagi anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan.

"Yang paling penting adalah cepat dan tanggap terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Bandar Mataram dan di Lampung pada umumnya, semoga pengentasan angka stunting ini bisa kita turunkan seminimalisir sampai 0 stunting," ucapnya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar