#khilafah#radikalisme

Khilafatul Muslimin Lamsel Bubar

( kata)
Khilafatul Muslimin Lamsel Bubar
Simpatisan atau anggota Khilafatul Muslimin di Lampung Selatan mengucapkan ikrar setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu, 29 Juni 2022. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Simpatisan atau anggota Khilafatul Muslimin di Lampung Selatan mengucapkan ikrar setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Rabu, 29 Juni 2022. Kegiatan yang diadakan di Desa Karangsari, Kecamatan Jatiagung itu juga menyatakan Khilafatul Muslimin Lampung Selatan dibubarkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, hadir dalam kegiatan itu Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Kajari Lamsel Dwi Astuti Benyati, Kemenag Ashari, Ketua MUI Hamim Fadil, Kasatpol - PP Heri Bastian, dan Kepala Kesbangpol setempat Puji Sukanto.

Isi ikrar kesetiaan pada NKRI tersebut di antaranya berjanji akan setia dan patuh kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1915, menyatakan struktur Khilafatul Muslinin di Lampung Selalan bubar atau tidak ada lagi, berjanji tidak akan terpengaruh lagi terhadap apapun yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1915, dan siap nengikuti aturan yang berlaku di Indonesia.

Kepala Kesbanpol Lampung Selatan Puji Sukanto, mengatakan warga Khilafatul Muslimin seluruhnya ada 415 orang di Lamsel. Sementara, yang mengucapkan ikrar kesetian pada NKRI perwakilan para pimpinan (Amir) dari beberapa kecamatan meliputi Kecamatan Rajabasa, Katibung, Candipuro, Tanjungbintang, dan Natar.

"Alhamdulillah, saudara-saudara kita dari kelompok Khilafatul Muslimin telah menyatakan bubar dan tidak ada lagi Khilafatul Muslimin. Pemerintah Daerah berharap agar mereka komitmen dan kosisten mengakui kedaulatan NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945," kata dia.

Pihaknya menambahkan, selanjutnya mereka bisa bergabung, bergaul, dan berinteraksi sebagaimana layaknya warga negara yang lain, mempunyai hak dan kewajiban yang sama sesuai UU yang berlaku di Indonesia.

Winarko






Berita Terkait



Komentar