#beritalampung#beritadaerah#lampung#kalianda

Iklim Investasi di Lampung Selatan Meningkat

( kata)
Iklim Investasi di Lampung Selatan Meningkat
Ilustrasi. (Dok. Lampost.co)

KALIANDA (Lampost.co) -- Iklim investasi di Lampung Selatan meningkat lebih dari 10 persen menjelang akhir 2019. Pasalnya, kini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Lamsel memberikan kemudahan mengurus izin berusaha Melalui pengurusan izin usaha berbasis aplikasi Online Single Submission (OSS) ditambah dengan keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Kepala DPMPPTSP Lampung Selatan Martoni Sani, membenarkan hal itu. Dimana, salah satu sektor investasi yang mulai dilirik oleh para investor yakni di bidang pariwisata dan perhotelan.

Martoni menjelaskan, kini telah ada invenstor yang berencana akan membangun hotel bintang 4 di Desa Merakbelantung, Kecamatan Kalianda.

"Iya, dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sedang diurus. Hal ini dapat mendukung kemajuan sektor pariwisata Lampung Selatan," jelasnya, Rabu 23 Oktober 2019.

Selain itu tambah dia, kini telah ada Memorandum off Understanding (MoU) antara pemerintah dan pemilik lahan, untuk pengembangan wisata terpadu di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni.

Dia mengungkapkan, di atas lahan seluas 175 hektar milik pihak Hutama Karya (HK) dan ASDP, akan disulap menjadi lokasi destinasi wisata bernuansa bali.

"Kemarin sudah ada pertemuan untuk membahas itu (lokasi wisata terpadu Bakauheni). Saat ini sedang berjalan pembebasan lahannya," ungkapnya.

Salah satu indikator lainnya, kata dia, iklim invesitasi di Lampung Selatan sedang baik yakni meningkatnya target nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari instansi terkait mencapai Rp7,2 miliar 2019.

"Itu bersumber dari IMB. Tahun 2018 PAD kita dari IMB sekitar Rp1,7 miliar. Tahun ini Rp7,2 miliar. Inilah buktinya iklim investasi kita baik," katanya.

 

Juwantoro

Berita Terkait

Komentar