#muktamarnu#nahdlatululama

IKA PMII Lampung Nilai Muktamar NU Lebih Aman 2022

( kata)
IKA PMII Lampung Nilai Muktamar NU Lebih Aman 2022
Ketua IKA PMII Lampung Noverisman Subing. ISTIMEWA


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung menilai Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) sebaiknya digelar pada Maret 2022 mendatang. Pasalnya, perhelatan Mukmatar pada 2021 berpotensi menjadi klaster penyebaran covid-19 baru.

"Kita meminta Muktamar NU di Lampung berlangsung pada 2022 saja, jangan 2021. Sebab ini bisa menjadi klaster baru," tegas Ketua IKA PMII Lampung Noverisman Subing, melalui saluran telepon, Kamis, 23 September 2021.

Baca: Ansor Lampung Ikhtiarkan Muktamar NU tak Munculkan Klaster Baru Covid-19

 

Nover menjelaskan saat ini Lampung memang didominasi zona kuning yang menerapkan PPKM level 2.

Namun demikian, capaian vaksinasi di Lampung masih sangat rendah, belum sampai di angka 20%. Setidaknya, menurut Nover, vaksinasi sudah menyentuh angka 40% baru Muktamar dapat digelar. 

"Dan capaian vaksinasi hingga 40% itu diprediksi tercapai pada awal 2022. Atas dasar itu, kami meminta agar gelaran Muktamar tak dipaksakan pada 2021. Demi keselamatan dan kesehatan semua. Sebab muktamar ini akan mengundang perhatian banyak orang," tegas anggota Fraksi PKB DPRD Lampung itu. 

Apalagi kondisi vaksin di Lampung Tengah, tempat perhelatan Muktamar, menurut Noversiman baru di angka 9%. Termasuk di Lampung Timur dan Lampung Selatan sebagai basis NU yang diperkirakan warga nahdlyin yang banyak akan melihat perhelatan akbar yang baru pertama kali dilaksanakan di Lampung.

"Lebih baik kita tunda sembari menunggu perkembangan korona hingga akhir Desember, yang hanya tinggal empat bulan lagi. Lebih baik mundur beberapa langkah untuk mendapatkan hasil yang baik, dari pada dipaksakan tahun ini begitu selesai Muktamar kena korona," tegas dia. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar