#jkn#kis#bpjskesehatan#kesehatan#layanankesehatan

Ijang Rasakan Langsung Manfaat JKN-KIS BPJS Kesehatan

( kata)
Ijang Rasakan Langsung Manfaat JKN-KIS BPJS Kesehatan
Ijang salah satu peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat. Foto: Nur Jannah

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Setiap orang pasti akan sakit. Namun kapan waktunya tidak pernah ada yang tahu. Untuk itu sebelum sakit kita harus mengerti akan pentingnya melindungi diri dengan jaminan kesehatan, contohnya dengan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional diri kita dan keluarga akan terjamin biaya pelayanan kesehatannya jika suatu saat nanti sakit. BPJS Kesehatan senantiasa selalu hadir membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau.

Hal ini yang dirasakan oleh salah satu peserta JKN – KIS, Ijang Acun (38) dan keluarga, warga Jalan Kelapa Sawit 3, Perumnas Wayhalim  Bandar Lampung yang telah merasakan manfaat menjadi peserta JKN – KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. 

Ayah tiga anak itu mengaku baru saja keluar dari Rumah Sakit Airan Raya, Jatiagung, Lampung Selatan karena sakit typus, sehingga ia harus dirawat di rumah sakit hingga kondisinya membaik.

Ijang mengaku bukan kali pertama, ia berobat menggunakan JKN - KIS. Sebelumnya sempat dua kali dilarikan ke rumah sakit karena DBD dan typus di rumah sakit yang berbeda. 

Dia mengaku puas dengan semua fasilitas dan pelayanan yang baik selama di rumah sakit meski berobat menggunakan JKN - KIS.  "Alhamdulillah tidak ada keluhan, semua baik. Dokternya juga baik, fasilitas dan pelayananya juga baik, tidak ada masalah, semuanya juga mudah dan cepat prosesnya, " ujar Ijang yang berprofesi sebagai sopir ekspedisi di salah satu perusahaan swasta itu.

Begitu juga dengan obat-obatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit, semuanya diresepkan oleh dokter. Sehingga selama di rawat di rumah sakit tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Kecuali biaya akomodasi ke rumah sakit seperti makan keluarga yang menunggu dan kendaraan. 

Menurutnya menjadi peserta JKN - KIS sangat bermanfaat dan menguntungkan,  hal itu telah dirasakan oleh semua anggota keluarganya. Baik istri dan anaknya. "Istri saya juga pernah operasi pakai JKN - KIS,  dan anak sulung saya matanya sakit dan mendapatkan kacamata di optik juga pakai JKN - KIS. Alhamdulillah semua dilayani dengan baik. Tidak ada yang sulit," kata dia.

Untuk itu ia mengaku sangat bersyukur telah telah menjadi peserta JKN - KIS sejak tahun 2014 dan berharap program ini terus ada.

Nur Jannah



Berita Terkait



Komentar