#deflasi#ekonomi

IHK Lampung Alami Deflasi 0,35 Persen

( kata)
IHK Lampung Alami Deflasi 0,35 Persen
Dok Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pada Maret 2020, Indeks Harga Konsumen (IHK) Gabungan Lampung mengalami penurunan indeks dari 105,64 pada Februari 2020 menjadi 105,26 pada Maret 2020, dengan demikian terjadi deflasi sebesar 0,35 persen.

Berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) Maret 2020 mengalami inflasi sebesar 0,95 persen, sedangkan inflasi year on year (yoy) Maret 2020 terhadap Maret 2019 adalah sebesar 3,22 persen.

Dari sebelas kelompok pengeluaran, lima kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yaitu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan deflasi sebesar 1,86 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,91 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,13 persen; kelompok transportasi 0,12 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,05 persen.

Sebaliknya, empat kelompok pengeluaran mengalami inflasi, yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,17 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,10 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar lainnya 0,09 persen; dan kelompok penyediaan makanan, minuman/restoran 0,01 persen. Sementara, kelompok pakaian dan alas kaki; dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks.

"Dari dua kota pemantauan di Lampung pada Maret 2020, Kota Bandar Lampung mengalami deflasi sebesar 0,44 persen, sebaliknya Kota Metro mengalami inflasi sebesar 0,27 persen. Inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke-75 dan Kota Metro peringkat ke-15 dari 90 kota yang diamati perkembangan harganya," kata Kepala BPS Provinsi Lampung, Faizal Anwar kepada Lampost.co, Rabu, 1 April 2020.

Kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil deflasi tertinggi, yaitu sebesar 0,27 persen. Adapun subkelompok yang menjadi penyumbang deflasi tertinggi pada bulan Maret 2020 adalah subkelompok makanan, yaitu sebesar 0,28 persen.

"Penyebab terjadinya deflasi utamanya adalah turunnya harga cabai merah, cabai rawit, bawang putih, beras, ikan tongkol, cumi-cumi, ikan kembung, dan minyak goreng.

Itu untuk subkelompok makanan. Untuk transportasi meliputi angkutan udara dan telepon seluler dengan jumlah keseluruhan," ujar dia.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar