#idi

IDI Lampung Siaga Cegah Penyakit Ginjal Akut

( kata)
IDI Lampung Siaga Cegah Penyakit Ginjal Akut
Ilustrasi ginjal. Unsplash/ Robina Weermeijer


Bandar Lampung (lampost.co) -- Sebanyak 131 anak terkena gangguan ginjal akut. Penyakit itu masih misterius dan belum terungkap penyebabnya. Dugaan awal infeksi tersebut mengarah pada keracunan obat. 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung, Josi Harnos, mengatakan penyakit gagal ginjal akut menyerang anak-anak khususnya rentang usia 1 sampai 5 tahun. Namun, pihaknya belum menerima laporan adanya temuan kasus dari penyakit tersebut hingga kini. 

Kendati demikian, pihaknya tengah bersiaga melakukan langkah antisipatif. "Kami koordinasi dengan sejawat-sejawat dokter yang bertugas di fasilitas kesehatan rujukan (rumah sakit), khususnya yang memiliki pelayanan hemodialisa dan juga dokter-dokter penyakit dalam konsultan ginjal dan hipertensi," kata Josi, Senin, 17 Oktober 2022.

Dia menyebutkan beberapa langkah preventif yang akan digalakkan di antaranya, edukasi kepada masyarakat terkait penyakit tersebut melalui media sosial. 

"Mulai dari pencegahan yang dapat dilakukan, gejala awal yang timbul sampai tata laksana harus dilakukan," ujarnya. 

Selain itu, berdasarkan analisa yang masih terus berjalan, penyakit ini diduga masih dalam satu rangkaian komplikasi yang muncul akibat infeksi Covid-19. "Artinya prokes harus tetap dipertahankan," tuturnya. 

Dia menambahkan, tim mitigasi bencana juga perlu dibentuk di setiap cabang IDI se-Lampung.

"Secara sinergis IDI siap melakukan langkah-langkah promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif," pungkasnya. 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar