#beritalampung#beritabandarlampung#covid-19

IDI Lampung Ingatkan Tracing Harus Digencarkan Lagi

( kata)
IDI Lampung Ingatkan Tracing Harus Digencarkan Lagi
Ilustrasi. Foto: Dok/Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co): Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung mengingatkan kembali agar tracing lebih digencarkan lagi seperti saat awal pandemi dulu. 

Anggota dewan pakar IDI Wilayah Lampung, dr Boy Zaghlul Zaini menilai, tindakan tracing saat ini mulai berkurang sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran virus covid-19.

"Tracing sekarang sudah berkurang, hanya di berlakukan pada beberapa tempat saja. Seperti di rumah sakit saat akan opname atau bagi karyawan rumah sakit yang bergejala harus tes antigen," ujar dr Boy, Senin 21 November 2022.

Virus sub varian XBB ini tidak separah varian sebelumnya yaitu Alpha, Beta, Delta dan Omikron, sehingga tingkat kewaspadaan masyarakat kian berkurang. 

Baca juga:  256 Rumah di Lampura Rusak Akibat Angin Kencang

"Dengan meningkatnya kasus korona, tracing harus aktif seperti dahulu, selain melindungi diri juga melindungi orang di sekitar terutama yang memiliki komorbit," ujarnya.

Selain itu tidak hanya pemerintah, namun setiap unsur masyarakat saat ini perlu menggaungkan lagi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya covid-19 untuk lebih waspada. 

"Menkes pun telah menginformasikan bahwa puncak kasus covid-19 di prediksi akan terjadi di Desember hingga Januari 2023, maka tindakan tracing perlu dioptimalkan lagi," kata dia. 

IDI Lampung kembali mengingatkan, harus peduli akan bahaya ancaman virus covid-19. Lakukan tindakan pencegahan dengan memenuhi kebutuhan vaksin hingga booster dan jalankan prokes. 

"IDI mengingatkan kepada masyarakat bahwa covid-19 ini masih ada, maka harus ada tindakan pencegahan seperti vaksin booster harus dipenuhi, prokes tetap di tingkatkan lagi, memang sudah cukup aman tapi bukan berarti bebas," ujar dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar