#Kesehatan#VirusKorona

IDI Benarkan Mantan Pasien Covid-19 Tak Perlu Vaksin

( kata)
IDI Benarkan Mantan Pasien Covid-19 Tak Perlu Vaksin
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah telah menjalankan program vaksinasi tahap I mulai, 14 Januari lalu. Namun, tidak semua masyarakat bisa menerima vaksin. Salah satunya adalah mantan pasien covid-19.

Ketua IDI Bandar Lampung dr Aditya M Biomed membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, vaksin berfungsi untuk membangkitkan antibodi. Sehingga ketika terpapar covid-19 tidak akan memberikan dampak secara klinis.

Sementara, orang yang pernah terinfeksi virus korona telah terbentuk antibodinya. Dengan begitu, mantan pasien covid-19 tak perlu lagi mendapat vaksin.

"Orang yang sudah pernah terkonfirmasi positif sudah memiliki antibodi, jadi tak perlu lagi," ujarnya, Sabtu, 16 Januari 2021.

Bahkan menurutnya, dengan kondisi tersebut orang yang pernah positif korona bisa menjadi pendonor plasma darah. Donor plasma darah bisa membantu seseorang membentuk imun tubuh seperti vaksin.

"Plasma darahnya bisa didonorkan untuk membantu pasien yang masih terinfeksi korona," kata dia.

Diketahui, Lampung telah menerima 40.520 dosis vaksin coronavac dari Sinovac. Vaksin itu akan diberikan kepada 35.829 tenaga medis.

Saat ini total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung telah mencapai 7.911 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 5.798 pasien berhasil sembuh dan 422 meninggal dunia.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar