kasuspencurianbandarlampung

Identitas Dua Pencuri Motor yang Baku Tembak dengan Polisi

( kata)
Identitas Dua Pencuri Motor yang Baku Tembak dengan Polisi
Baku tembak pelaku curanmor dengan petugas menggegerkan warga Tanjungsenang. Foto: Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co): Dua pencuri kendaran bermotor (curanmor) yang menggegerkan warga Tanjungsenang karena nekat baku tembak dengan Tim Gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung, belakangan diketahui adalah Adi Gunawan, 21, dan Abdul Rahman, 25. Adi warga Gunung Sugih Besar, Sekampung Udik Lampung Timur; sedangkan Rahman tinggal di Desa Bojong, Sekampung Udik, Lampung Timur.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Muslimin Ahmad mengatakan kejadian berlangsung pada 24 Juni 2020 sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya, dua pelaku tersebut terlihat mencurigakan dan anggota di lapangan yang sedang melaksanakan hunting mendapatkan informasi. Usai mendapatkan informasi, aparat pun melihat keduanya dengan gerak-gerik mencurigakan, berboncengan sepeda motor tanpa plat.

Berita terkait: Penangkapan Pelaku Curamor Diwarnai Baku Tembak 

Ketika diikuti, kedua pelaku sempat beberapa kali berhenti di parkiran minimarket dan melihat situasi untuk melakukan pencurian sepeda motor. Pada saat sampai di parkiran minimarket di Jalan Ratu Dibalau, kedua pelaku kembali berhenti dan salah satunya turun dari sepeda motor.

Saat pelaku hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor, keduanya merasa curiga dengan anggota opsnal yang mengikutinya sehingga kedua pelaku langsung melarikan diri sambil melepaskan tembakan kearah petugas. Namun, satu pelaku yakni Abdul Rahman terjatuh dan diringkus aparat. Sementara rekannya melarikan diri ke rumah warga, sambil mengeluarkan tembakan ke arah aparat.

Di salah satu rumah warga, yang memiliki halaman belakang rumah, pelaku berhasil ditangkap. "Dua pelaku kita tangkap. Untuk penyidikan diserahkan ke wilayah hukum Polsek Kedaton," ujarnya, Kamis, 25 Juni 2020.

Dari pemeriksaan aparat, kata dia, dua komplotan tersebut setidaknya sudah dua kali berhasil menggasak sepeda motor yakni di Jalan Teratai, Gg. Mawar, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton; dan di parkiran minimarket di Jalan Turi Raya, Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjungsenang.

"Oleh polsek sertempat masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui TKP yang lain. Keduanya membawa senpi rakitan setiap beraksi," katanya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa, 1 unit motor matic jenis Honda Beat hasil curian yang digunakan untuk melakukan kejahatan, 2 unit senjata api rakitan, 1 buah kunci motor yang telah dimodifikasi.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar