#Korupsi#ICW#KPK

ICW Minta Dewas Buka Rapor Pimpinan KPK

( kata)
ICW Minta Dewas Buka Rapor Pimpinan KPK
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/MI/Susanto.

Jakarta (Lampost.co) -- Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan rapor para pimpinan. ICW ingin melihat penilaian Dewas atas kinerja Ketua KPK Firli Bahuri Cs.

"ICW mendesak agar Dewas segera membuka hasil evaluasi kinerja KPK pada triwulan pertama tahun 2020," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana di Jakarta, Jumat, 31 Juli 2020.

Kurnia telah menyurati Dewas KPK pada Senin, 30 Juli 2020 untuk membuka rapor pimpinan. Menurutnya, publik juga ingin mengetahui penilaian itu.

"Apakah Dewan Pengawas benar-benar bekerja untuk mencermati berbagai problematika yang ada di publik terkait dengan performa KPK di bawah kepemimpinan Komjen Firli Bahuri," ujar Kurnia.

Dia juga ingin membandingkan rapor versi Dewas KPK dengan versi ICW. Pihaknya telah melakukan kajian evaluasi kinerja pimpinan KPK bersama Transparancy Internasional Indonesia (TII).

"Intisari kajian tersebut mencatat setidaknya terdapat enam permasalahan di sektor penindakan, empat permasalahan di sektor pencegahan, dan 12 permasalahan di internal organisasi. Pada kajian tersebut ICW dan TII memberikan rapor merah kepada KPK," tutur Kurnia.

Kurnia menuntut Dewas mengabulkan permintaannya. Hal itu sudah jadi kewajiban dalam Pasal 17 Undang-Undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"ICW berpandangan bahwa hasil Evaluasi Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi pada Triwulan I Tahun 2020 sepatutnya dapat diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat," ucap Kurnia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar