#BandarLampung#TerorisLampung#Densus88

Ibu Terduga Teroris di Enggal Menangis saat Densus Geledah Rumah

( kata)
Ibu Terduga Teroris di Enggal Menangis saat Densus Geledah Rumah
Rumah milik Yudistira alias Yunus, salah satu rekan Rifki dan Aul Putra Daulah yang telah diamankan pada Senin 14 Oktober 2019. Asrul

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Usai membawa sejumlah barang dari rumah terduga teroris Rico di Jalan Jenderal Suprapto, Gang Waway, Keluhan Pelita, Kecamatan Enggal, Densus 88 kembali menggeledah rumah pelaku lainnya, Senin 21 Oktober 2019.

Rumah kedua yang digeledah tersebut masih satu jalan dengan kediaman Rico, hanya berbeda gang yakni gang Bintara II. Rumah semipermanen tersebut sempat diperiksa dari pukul 11.30 hingga 12.20 WIB.

Baca juga: Densus 88 Bawa Magnesium Hingga Bubuk Kuning dari Rumah Rico

Informasi yang didapat Lampost.co rumah tersebut milik Yudistira alias Yunus, salah satu rekan Rifki dan Aul Putra Daulah yang telah diamankan pada Senin 14 Oktober 2019.

Densus dan tim Gegana, tidak menemukan sama sekali barang bukti dari rumah tersebut.

Masnun, 70, ibu Yudistira, kaget ketika Densus dan tim Gegana memeriksa rumahnya. Usai pemeriksaan, Camat dan lurah setempat pun datang untuk memberikan nasihat dan mendampinginya.

"Kasihan anak saya, belum pulang-pulang, dia pamitnya kerja mau kasih makan saya," ujar Masnun sambil menangis.

Menurut Masnus, tidak ada hal yang mencurigakan dari anaknya. Yudistira selama ini rajin bekerja sebagai pembersih kaca gedung.

"Itu anak saya yang bungsu, anak ke-7," katanya.

Helda, istri Yudistira, mengatakan, memang pihaknya telah menerima surat dari aparat terkait penangkapan sang suami. Tapi ia tak mengetahui secara persis di mana suaminya berada dan apa statusnya usai ditangkap.

"Saya juga enggak tahu, tapi emang sudah ada surat ke sini, diamankannya Senin, waktu itu lagi beli bahan material ama bosnya, ama rekannya namanya Ubay, tapi dia enggak terlibat dan dipulangin," katanya.

Sebelum bekerja sebagai pembersih kaca gedung bertingkat, Yudistira bekerja sebagai sopir dan tinggal di Depok.

"Baru 5 bulan di sini,di ajak sama Rico, karena dia kawan dari kecil," katanya.

Sementara, berdasarkan informasi yang didapat lampost.co, barang yang dibawa oleh Densus dari rumah Rico yakni Sumbu ledak panjang 2 meter, belerang, bubuk kuning, bubuk putih diduga magnesium bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya, 23 bohlam LED yang diduga sebagai detonator, kawat solder, kaos hitam bertuliskan tauhid, senter, Beberapa Hp, HT, pedang dan batrai HT.

Asrul Septian Malik

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar