#minyakgoreng#hargapangan

Ibu Rumah Tangga di Sidomulyo Lamsel Serbu Minyak Goreng

( kata)
Ibu Rumah Tangga di Sidomulyo Lamsel Serbu Minyak Goreng
Salah satu toko ritel di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, diserbu ibu-ibu yang membeli minyak goreng, Jumat, 21 Januari 2022. (Foto: Lampost.co /Perdhana Wibysono)


Kalianda (lampost.co) - - Minyak goreng seharga Rp14 ribu/liter di sejumlah ritel di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, masih diburu masyarakat.

Berdasarkan pantauan lampost.co, di sejumlah ritel atau minimarket sejak pagi sudah dipenuhi antrean ibu-ibu yang ingin membeli minyak goreng dengan harga murah. Memasuki hari ketiga, antusias pembeli tidak kunjung surut.

Dalam hitungan jam, ratusan liter kemasan berbagai merek ludes terjual di seluruh toko ritel di kecamatan setempat.

"Tadi pagi buka jam 6, sudah ramai yang antre mau beli minyak goreng," kata Rahman (29), pegawai toko ritel di Desa Seloretno, Jumat, 21 Januari 2022.

Stok minyak goreng kemasan berbagai merek yang dijual hari ini sebanyak 14 dus dalam kemasan 1 dan 2 liter habis diserbu pembeli.

"Hari ini terjual habis minyak goreng 168 liter," kata dia.

Untuk mencegah terjadinya main borong minyak goreng, toko ritel buat peraturan pembeli dibatasi paling banyak satu kemasan 1 atau dua liter.

"Terserah pembeli mau beli 1 atau dua liter yang penting hanya satu kemasan," ujar Widya (24), pegawai toko lainnya di Desa Sidodadi. 

Baca juga: Minyak Goreng di Sejumlah Toko Ritel Lamsel Ludes Terjual

Para pembeli sangat antusias membeli minyak goreng murah dengan harga Rp14 ribu/liter, setelah beberapa bulan sebelumnya mencapai Rp19 ribu/liter.

"Mumpung harga murah, tadinya mau beli banyak, tapi ternyata enggak boleh," kata Aminah (39), seorang pembeli. 

Warga Desa Sidorejo tersebut, berharap turunnya harga minyak goreng melalui kebijakan pemerintah pusat tidak hanya berlaku sementara waktu saja, melainkan seterusnya.

"Kalau bisa harga tetap murah untuk seterusnya," ujarnya. 

Di sisi lain, salah satu pemilik toko kelontongan hanya bisa pasrah dengan turunnya harga minyak goreng di semua toko ritel.

"Mau diapain lagi, kalau sudah diturunkan pemerintah," kata Maman (44), warga Desa Sidodadi. 

Di toko kelontongan miliknya yang menjual kebutuhan sehari-hari masih tersedia minyak goreng sekitar 2 dus dengan harga penjualan Rp17 ribu/liter.

"Saya beli dari agen besar dengan harga Rp16.200," ujarnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar