#Sosial#Kemanusian#Bantuan

Uluran Tangan Korps Baju Coklat untuk Mbah Marlan

( kata)
<i>Uluran Tangan Korps Baju Coklat untuk Mbah Marlan</i>
Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen memberikan bantuan sembako kepada mbah Marlan warga Dusun Sinarbekasi, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Lampost /dok Polsek Katibung

Kalianda (lampost.co) -- Sabtu pagi, 8 Februari 2020. Cuaca cerah seakan menyemangati perjalanan menyusuri jalan menuju sebuah gubuk reot berada di Dusun Sinarbekasi, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

Rombongan yang terdiri dari tiga orang mengenakan seragam coklat itu akhirnya sampai ke tempat tujuan. Mereka akhirnya tiba di kediaman mbah Marlan (65), sang pemilik gubuk tua.

Tujuan rombongan Polsek Katibung yang di pimpin langsung Kapolsek Iptu Wido Arifiya Zaen, memberikan bantuan sembako yang merupakan wujud kepedulian terhadap warga yang kurang mampu.

Di dalam gubuk itu, hanya terlihat tungku perairan mbah Marlan yang kesehariannya bekerja menjadi kuli serabutan hanya tinggal seorang diri.

Gubuk seluas sekitar 3 meter persegi dengan lantai tanah dan dinding terbuat dari gribik bambu tidak memiliki kamar mandi dan jamban.

Untuk mandi dan buang air besar serta mencuci, mbah Marlan yang hidup sebatang kara itu harus menumpang ke tetangga sebelah yang baik hati.

Terkadang mbah Marlan yang dikenal ramah terhadap warga sekitar, momong anak tetangga sebelah.

Sesekali mbah Marlan keluar rumah untuk mencari pekerjaan demi sesuap nasi, namun sejak sering sakit-sakitan, mbah Marlan sangat mengharapkan bantuan, karena kondisi tubuh sudah semakin kemah, sehingga kesulitan mencari upahan.

"Tujuan kami ke sini memberikan bantuan sembako," kata Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen, Sabtu 8 Febuari 2020.

Bantuan sembako yang di berikan kepada warga kurang mampu seperti mbah Marlan merupakan kegiatan setiap hari Sabtu Polsek Katibung selama ini.

"Kegiataan kami setiap Sabtu sambangi warga yang kurang mampu," kata dia.

Mbah Marlan hidup seorang diri sejak bercerai dengan istrinya sekitar sepuluh tahun silam, sedangkan anak semata wayangnya merantau.

"Anaknya merantau dan tidak pernah kembali," ujarnya.

Mantan Kapolsek Abung Timur, Polres Lampung Utara itu menjelaskan tugas Polri selain menjadi pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat, juga membantu warga yang dalam kesulitan.

"Semoga bantuan dari kami bisa meringankan beban hidup warga yang kurang mampu," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar