#desa

Smart Village akan Jadi Rumah Besar Akses Data Pemprov Lampung

( kata)
<i>Smart Village</i> akan Jadi Rumah Besar Akses Data Pemprov Lampung
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat Rapat Koordinasi Dalam Rangka Mendukung Program Smart Village Menuju Desa Berjaya di Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu, Senin, 25 Januari 2021. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sedang memantapkan langkah untuk mensukseskan program Smart Village yang merupakan perwujudan dari visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur Lampung untuk Rakyat Lampung Berjaya.

Program Smart Village bertujuan terwujudnya desa cerdas berbasis digital, masyarakat cerdas, keterampilan dan inklusi, lingkungan cerdas, ekonomi cerdas, inovasi produktivitas, dan kesetaraan akses.

Program ini dianggap sudah sesuai dengan tujuan nasional. Smart Village diharapkan akan menghasilkan Lampung satu data dan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk  turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Dengan hadirnya program Smart Village, Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pengambil keputusan akan menentukan kebijakan berdasarkan dari data yang telah terintegrasi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota.

Sepanjang 2020 telah diimplementasikan di 30 desa dan direncanakan akan menyebar ke sebanyak 650 desa yang telah dipersiapkan. Program Smart Village saat ini telah dilaksanakan di Provinsi Lampung dengan empat desa sebagai prototipe, yaitu Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan semua pihak harus memiliki persepsi bersama agar pembagunan dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat. Ia mengatakan untuk melakukan pembangunan harus berbasis data yang diiringi dengan kemajuan teknologi yang ada. 

"Dalam pemanfaatan teknologi harus dikelola secara baik dan akurat, serta  tetap memperhatikan keamanan data untuk mencegah kerugian yang akan berdampak langsung pada masyarakat luas," kata Fahrizal saat Rapat Koordinasi Dalam Rangka Mendukung Program Smart Village Menuju Desa Berjaya di Provinsi Lampung, di Hotel Bukit Randu, Senin, 25 Januari 2021.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung, Zaidirina mengatakan Smart village merupakan rumah besar yang harus diisi oleh seluruh Dinas/Instansi terkait. Program Smart Village akan memberikan kemudahan dalam integrasi data yang sehari-hari dilaksanakan masyarakat di desa, seperti layanan administrasi,  layanan pajak di desa, ayanan transaksi perbankan, layanan Program Kartu Petani Berjaya, melalui integrasi data KPB, dan berbagai hal lain yang akan terus dikembangkan.

"Program Smart Vilage akan membuka peluang kerja sama antar-Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam berbagai hal," katanya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar