#demamberdarah#dbd#beritalamsel#kesehatan#jumantik

Perjuangan Jumantik Memberantas DBD

( kata)
<i>Perjuangan Jumantik Memberantas DBD</i>
Salah satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat memantau genangan air di tiang pagar bambu dirumahnya, Kamis (6/2/2020). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Siang itu, Kamis (6 Februari 2020) gemuruh kilat dan tetesan air hujan baru saja turun dari langit. Seorang wanita berkerudung berwarna hijau langsung bergegas menuju depan rumahnya di Desa Palaspasemah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan.

Tanpa basa basi, wanita itu menuju ke pagar rumahnya yang terbuat dari bambu. Satu persatu ia melihat tiang bambu yang digenangi air. Dengan ligat, ia pun langsung menguras air dan menutup tiang bambu itu dengan tanah.

Wanita yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga itu, Dian Vijayanti namanya. Ibu satu anak itu nyaris setiap turun hujan bergegas mencari objek yang dapat digenangi air.

Dian merupakan salah satu juru pemantau jentik (Jumantik) nyamuk di Desa Palaspasemah. Dia mengatakan setiap usai turun hujan ia selalu memantau objek genangan air di sekitar rumahnya.

"Sekarang ini cuaca sering berubah-ubah. Dari panas menjadi hujan dan sebaliknya. Dengan kondisi ini, pastinya banyak genangan air, misalnya di botol minuman, plastik dan termasuk pagar bambu yang kerap digenangi air," kata dia.

Wanita kelahiran 5 Juli 1990 itu mengaku peran masyarakat sebagai Jumantik sangat dibutuhkan untuk menekan dan mencegah bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Biasanya, ia memantau keberadaan jentik-jentik nyamuk paling lama selama satu minggu sekali.

"Jangan sampai ada jentik yang bersarang disekitar rumah kita. Apalagi kalau pagar kita masih bambu. Orang enggak menyangka disana ada jentik. Sarang nyamuk harus kita brantas agar terhindar dari DBD," kata dia.

Bukan hanya itu, Dian mengaku biasanya ia bersama suami sering melakukan pengurasan bak penampungan air dan mengubur sejumlah barang bekas, seperti botol dan lainnya. Kemudian menutup bak penampungan air di dalam rumahnya.

"Sebenarnya kesehatan itu bergantung dari kita sendiri. Jadi, biar kita terhindar DBD itu dimulai dari kita sendiri untuk memberantas sarang nyamuk. Insyaallah, kita akan terhindar DBD," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar