#humaniora#mobilecoke#ccai

Mobile Coke Tour Bangun Energi Positif Siswa SMKN 9 Bandar Lampung 

( kata)
<i>Mobile Coke Tour</i> Bangun Energi Positif Siswa SMKN 9 Bandar Lampung 
CA Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia Yayan Sopian bersama siswa dalam bincang inspiratif Mobile Coke Tour di SMKN 9 Bandar Lampung, Selasa, 10 Desember 2019.

Bandar Lampung (Lampost.co): Generasi milenial dalam menjalankan aktivitas kehidupan tentu pernah menemui masalah atau persoalan. Masalah yang dialami tersebut kerap membuat para milenial mengalami gangguan emosional, seperti rasa malas, pesimistis, dan depresi. Hal ini dapat menghambat generasi milenial mengejar sukses dan menggapai cita-cita yang diinginkan.

“Para pelajar SMK yang termasuk generasi milenial harus selalu memiliki energi positif. Kita tidak boleh menganggap masalah sebagai beban hidup, tetapi bagaimana memandang persoalan yang kita miliki sebagai tantangan yang dapat diselesaikan dengan mengasah kecerdasan atau akal dan berpikir positif,” kata Yayan Sopian, CA Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia, dalam agenda bincang inspiratif Mobile Coke Tour 2019 di SMKN 9 Bandar Lampung, Selasa, 10 Desember 2019.

Menurut Yayan, seseorang yang selalu memelihara energi positif akan membuatnya berani dan mudah menghadapi tantangan yang ada di era disrupsi ini. “Ayo mulai sekarang selalu berpikir positif, ambil segala kesempatan dan tanggung jawab, bangun kekuatan. Jangan lupa untuk bekerja cerdas dan bekerja keras,” ujarnya bersemangat di hadapan 60 siswa dari berbagai jurusan yang ada di sekolah tersebut.

Abdul Gafur, askadiv Online Lampung Post yang juga hadir sebagai narasumber dalam bincang inspiratif tersebut, menjelaskan revolusi industri 4.0 atau era digital seperti saat ini membuat perkembangan teknologi sudah sangat maju. Dunia industri di bidang apa pun sudah mengaplikasikan teknologi berbasis internet dalam kegiatan produksinya.

“Tren di dunia industri sekarang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi siber. Teknologi manufaktur dalam revolusi industri 4.0 ditandai dengan penggunaan mesin berbasis teknologi siber,  internet of things (IoT), analisis Big Data, dan memanfaatkan sistem Cloud,” kata Ago, panggilan akrabnya.

Ago menekankan kepada siswa untuk terbiasa berpikir kritis, mengasah kreativitas, memperbaiki cara berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan teman. 

Kepala SMKN 9 Bandar Lampung Elen Eduan pada kesempatan itu menyampaikan dunia industri semakin canggih sehingga siswa harus memacu diri untuk meningkatkan kemampuan atau skill yang dimiliki agar kelak setelah lulus dari SMK dapat terserap di dunia kerja.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Coca-Cola dan Lampung Post yang sudah bersilaturahmi di SMKN 9 Bandar Lampung, kemudian berbagi wawasan tentang perkembangan dunia industri dan kiat-kiat untuk dapat menggapai sukses kepada para siswa,” kata Elen Eduan. 

Mobile Coke Tour merupakan kegiatan bincang inspiratif yang digagas Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Harian Umum Lampung Post. Kegiatan ini berbagi wawasan dunia industri, kampanye cerdas melawan hoaks, dan kiat menggapai sukses yang menyasar kalangan siswa dan mahasiswa dengan harapan mereka memiliki inspirasi, semangat, dan energi positif dalam meraih cita-cita. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar