#feature#beritatanggamus#kesehatan

Merengkuh Sampan untuk Memberikan Pelayanan Kesehatan Warga Pulau Terpencil

( kata)
<i>Merengkuh Sampan untuk Memberikan Pelayanan Kesehatan Warga Pulau Terpencil</i>
dr. Mitfah Husni Irsyad bersama rekannya saat menuju Pekon Tampang, Kecamatan Pematangsawa, Kabupaten Tanggamus, menggunakan perahu. Istimewa


Kotaagung (Lampost.co): Gemerincik suara air laut berbaur deru mesin ketinting, mengiringi laju perahu fiber berkatir bambu saat menerjang ombak laut Teluk Semangka. Meski gelombang dan angin tidak besar, tapi tetap saja lidah ombak hampir masuk ke dalam perahu.

Sedari jauh, Mitfah Husni Irsyad, telah bersiap. Sambil berpegang kesisi perahu, dokter dari Puskesmas Pematangsawa itu berusaha berdiri. Bayangan rumah-rumah penduduk serta lambaian daun pohon kelapa telah terlihat. Pekon Tampang, Kecamatan Pematangsawa, pekon terujung sisi barat Provinsi Lampung itu adalah tujuannya.

Laju perahu telah melambat, hempasan ombak di pasir pantai mulai terdengar nyaring. Sambil menenteng tas berukuran besar, Mitfah bersiap melompat dari perahu. Seraut wajah gembira terbayang di wajahnya. Saat kedua kakinya telah menginjak pasir halus di bibir pantai, puskesmas keliling menanti tugas yang diembannya.

"Kedatangan kami untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah yang tidak dapat terjangkau oleh puskesmas atau puskesmas pembantu. Tiga jam perjalanan melalui transfortasi laut untuk sampai disana," kata pria berperawakan atletis itu, Selasa, 17 November 2020. 

Senyum gembira masyarakat yang menyambut mereka menjadi penyemangat pria berumur 28 tahun itu. Membawa misi kesehatan yang merata di wilayah terpencil, meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat terisolir adalah prioritasnya.

"Bukan materi yang kami cari tapi kesehatan masyarakat yang utama. Tentunya, memajukan kesehatan masyarakat menjadi lebih baik dengan memberikan berbagai edukasi mengenai kesehatan serta mendukung peningkatan akses pelayanan kesehatan di wilayah yang jauh dan terpencil," katanya.

Menyusuri jalan setapak yang membelah hutan dan pegunungan, dr. Miftah yang merupakan dokter umum bersama ketiga rekannya, Pria Setiado Limbong (dokter gizi), Abdul Kholik (apoteker), dan Maenani (bidan) mendatangi satu per satu rumah warga di delapan pekon sekitar, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-56.

"Semua itu untuk mendukung beberapa kegiatan yang ada di masyarakat seperti adanya posyandu, imunisasi, KIA, dan pemberdayaan masyarakat di delapan pekon di kecamatan pematangsawa bagian selatan," tandasnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar