#Humaniora#Musim-Hujang

Ketika Remaja Kalibalau Ragib dalam Derasnya Arus  

( kata)
<i>Ketika Remaja Kalibalau Ragib dalam Derasnya Arus</I>  
Derasnya aliran sungai Kalibalau tidak membuat lima remaja Kelurahan Kedamaian gentar. (Andi Apriyadi/Lampost.co)

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Derasnya aliran sungai Kalibalau tidak membuat lima remaja Kelurahan Kedamaian gentar. Mereka justru ragib bercanda dalam derasnya arus.

Pantauan Lampost.co di lokasi, Sabtu 18 Januari 2020, kelima warga Jalan H Sarip, Gang Sumur Putri, RT 03, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung, bergantian menantang arus Kalibalau.

Derasnya aliran sungai Kalibalau yang disebabkan curah hujan tinggi semalam dimanfaatkan dan dijadikan permainan kelima remaja tersebut. Bak berada di kolam renang pada umumnya mereka bermain main di dalam air.

Permainan yang mereka mainkan yakni dengan melompat bergantian dari fondasi tepian sungai setinggi 1 meter dari permukaan tanah dan sekitar dua meter dari aliran sungai yang diperkirakan sedalam 2 meter.

Setelah menceburkan diri dan berada di aliran sungai, kemudian seorang remaja berenang ke sungai sepanjang 7 meter. Dengan cepat ia menuju ke tempat teman-temannya yang sudah menunggu di atas fondasi sungai.

Sesampai di tepianlu remaja yang berenang ditarik menggunakan bambu sepanjang 2 untuk naik ke atas. Hal itu mereka lakukan bergantian. Satu remaja lagi mendokumentasikannya menggunakan handphone android.

Gelak tawa pun terlihat dari mereka bahkan anak-anak yang masih dibawa umur yang menyaksikan aksi mereka nampak terhibur ketika melompat kealiran sungai dengan gaya salto dan gaya lainnya.

Rizki (16) mengatakan, permainan berbahaya seperti ini sudah sering dilakukan bersama teman-temannya. Apalagi saat aliran sungai deras akibat curah hujan tinggi, hal ini menjadi momen tepat mereka bermain.

"Satiap sungainya deras pasti kami berenang di sungai ini," ujarnya.

Ia mengaku tidak takut sewaktu-waku bisa saja terbawa arus."Nggak takut sih, kan yang kami jadikan tempat berenang arusnya nggak deras. Karenakan posisinya tikungan air jadi nggak deras air," kata dia.

Hal senada diungkapkan oleh Zaki (16) remaja lainnya yang mengatakan permainan yang mereka mainkan aman dan tidak terlalu bahanya. Asalkan seseorang yang ingin mengikutinya bisa berenang.

"Tenang saja, aman kok ini. Karena kami bisa berenang, nanti sampai pinggir situ sudah ada kawan yang bantuk kita naik keatas fondasi," tandasnya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar