hidrosefaluslamsel

Ketika Keluarga Bocah Hidrosefalus di Palas Mulai Tersenyum

( kata)
<i>Ketika Keluarga Bocah Hidrosefalus di Palas Mulai Tersenyum</i>
Keluarga bocah penderita hidrosefalus di Dusun Karangmekar, Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat foto bersama dengan Camat Palas Rika Wati, Kepala Desa Mekarmulya Rasiwan, Sabtu (8/8/2020). Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Pagi itu, Minggu, 9 Agustus 2020, wajah sumringah dari keluarga bocah hidrosefalus Dusun Karangmekar, Desa Mekarmulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, begitu nampak. 

Betapa tidak, keinginan mereka kini terobati ketika Pemerintah Desa Mekarmulya bersama Pemerintah Kecamatan Palas dan UPTD Puskesmas Palas datang langsung melihat kondisi putri keduanya yang kini divonis mengidap hidrosefalus. 

Titin Handayani, sang ibu dari Resta Nauri bocah penderita hidrosefalus mengaku terharu ketika pejabat tingkat desa dan kecamatan berdatangan untuk melihat kondisi putrinya yang kini menginjak usia 22 bulan. 

Titin mengatakan pihaknya bukan hanya mengharapkan suatu bantuan ataupun ibah dari para pejabat tingkat desa dan kecamatan. Namun, ia hanya ingin ada suatu kepedulian dari pemerintah terhadap kondisi mereka saat ini. 

"Terus terang kami bukan hanya ingin minta dikasihani atau hanya ingin meminta bantuan. Tapi, kami hanya butuh ada kepedulian dari pemerintah atas kondisi yang kini mereka alami saat ini," kata dia.

Betapa tidak, kata Titin, selama ini keluarganya luput perhatian dari pemerintah. Buktinya, hingga saat ini dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun, termasuk bantuan dari pandemi Covid-19.

"Tapi, alhamdulillah sekarang sudah banyak yang peduli dan perhatian dengan kami. Mulai dari komunitas, lembaga sosial, pemerintah Desa dan Kecamatan. Semoga dengan adanya kepedulian ini mampu memotivasi kami untuk lebih semangat menghadapi cobaan ini," kata dia. 

Menurut istri dari Dede Suryana itu, kini kondisi Rere, panggilan dari Resta Nauri, dinilai sudah makin membaik. Meski selang pembuangan cair dari kepalanya masih terpasang.

"Alhamdulillah, setelah menjalani operasi kondisi Rere makin membaik. Tadinya, kepala dan perut Rere begitu besar. Tapi, kini sudah mulai mengecil. Mudah-mudahan Rere semoga lekas sembuh dan kembali normal seperti anak lainnya," ujarnya seraya bola mata yang berkaca-kaca. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar