#feature#balonlampuled

Bisnis Balon Lampu LED Janjikan Keuntungan

( kata)
<i>Bisnis Balon Lampu LED Janjikan Keuntungan</i>
Balon lampu LED.Lampost.co/Nurjanah

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Siapa yang tidak suka dengan benda bernama balon yang dari zaman dulu sampai sekarang selalu menjadi primadona terutama anak-anak. Tidak hanya disukai anak-anak, di berbagai event juga kita sering menjumpai balon sebagai dekorasi utama, misalnya peresmian toko, gedung, ulang tahun, atau hanya sekadar balon mainan yang bisa ditiup sendiri di rumah.

Seiring perkembangannya, balon memiliki variasi yang cukup beragam. Baru-baru ini kembali muncul balon unik dan berkarakter, yakni balon lampu light emitting diode (LED) atau diode pancaran cahaya. Sesuai dengan namanya, balon ini hidup layaknya sebuah lampu bohlam sehingga semakin cantik dan menarik saat dihidupkan di malam hari.

Balon lampu LED bervariasi, mulai dari karakter hingga polos. Anda tidak perlu khawatir karena dijamin aman, terutama ketika dimainkan anak-anak bahkan saat hujan sekalipun.

Yogi Saputra, salah satu penjual balon lampu LED, menuturkan kemunculan balon lampu sejak satu tahun lalu, namun di Lampung muncul baru-baru ini. Biasanya balon lampu banyak dijual di pinggir-pinggir jalan atau pusat keramaian dibandingkan di toko.

"Kalau di Jakarta balon lampu sudah lama, tapi di Lampung baru sekitar lima bulananlah," katanya.

Pria yang berjualan di depan Kantor Kelurahan Jatimulyo ini mengaku menjual balon lampu sebagai sambilan ketika malam hari dengan hasil yang cukup lumayan. Untuk satu balon lampu dibanderol Rp20--Rp25 ribu dan dalam semalam rata-rata menjual 5—10 buah.

"Tidak tentu berapanya, namanya juga jualan. Daripada malam menganggur, kita jualan balon lampu," katanya.

Balon satu ini mampu bertahan berkisar 5—7 hari. Selain harganya lebih mahal karena unik, balon lampu juga perlu teknik keterampilan tersendiri sebelum ditiup.

Pertama rangkai lampu LED yang menyerupai kabel putih bening, kemudian dimasukkan ke dalam stik atau gagang balon dengan tetap menyisakan lampu LED ukuran memanjang. Secara terpisah siapkan dua buah balon, yakni balon bening dan balon foil (karakter). 

Balon foil ukuran lebih kecil    dimasukkan dalam balon bening terlebih dahulu. Kemudian tiup balon foil yang berada di dalam balon bening. 

Pastikan balon terikat kuat agar tidak bocor, kemudian tiup balon bening. Setelah itu kaitkan balon dengan stik, kemudian rangkai kembali lampu dengan cara mengitari seluruh permukaan balon.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar