#grasstrack#bikers#trail

Bikers Tubaba Sulap Lapangan Sepak Bola Jadi Arena Grasstrack

( kata)
<i>Bikers</i> Tubaba Sulap Lapangan Sepak Bola Jadi Arena <i>Grasstrack</i>
Bikers trail di Kabupaten Tubaba memanfaatkan lapangan untuk menjadi tempat latihan grass track, Minggu, 25 Oktober 2020. Dok.


Panaragan (Lampost.co) -- Ajang Trail Bikers Adventure Pangdam II Sriwijaya bersama Ketua Persit KCK Dam II Sriwijaya, bupati, unsur Forkopimda Tulangbawang barat (Tubaba), dan klub bikers trail,  Sabtu, 10 Oktober 2020, menginspirasi para pemuda di kabupaten setempat untuk menjadi croser. Kini tidak sulit menemui pengendara motor trial dari berbagai komunitas dengan atribut lengkap layaknya croser melintas di sepanjang jalan utama kabupaten, khususnya saat akhir pekan.

Namun, para croser tersebut masih kesulitan menemukan lokasi untuk menyalurkan hobinya tersebut. Sebab, pemerintah daerah belum menghadirkan pembangunan resmi arena sirkuit khusus motor trail.

Sejumlah croser di Tiyuh Tirtakencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, tidak kehilangan akal. Seperti yang terlihat Minggu sore, 25 Oktober 2020, mereka menyulap lapangan sepak bola layaknya arena sirkuit motocross untuk menyalurkan hobinya.

"Sebelum ada arena resmi, untuk sementara kami grasstrack di sini, Mas. Sesekali kami latihan di kebun-kebun dan peladangan sekitar rumah warga," kata Askha, bikers asal tiyuh setempat.

Mewakil para bikers, Askha mengajak pecinta olahraga ekstrem ini untuk tidak menyalurkan hobinya dengan kebut-kebutan di jalan umum karena dapat membahayakan pengguna jalan raya.

"Ini hanya sementara kita gunakan untuk latihan, nanti kalau sudah ada sirkuit resmi yang disediakan pemerintah, kami akan gabung kesana," katanya.

Hal tersebut dibenarkan Arif, pemuda setempat. Dia mengatakan jika pemanfaatan lahan lapangan sepak bola untuk arena sirkuit motocross ini hanya sementara, dan bagi peserta yang ingin ikut latihan dikenai ketentuan khusus supaya tidak ada yang cedera.

"Latihan bersama ini dilaksankan setiap Minggu sore. Untuk peserta yang ingin ikut dipastikan semua sudah safety, memakai helm. Intinya kita tidak kebut-kebutan dan kepada penonton diharuskan jaga jarak menghindari kerumunan," ujarnya. 

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar