#beritalampung#bandarlampung

Alami Kesulitan Ekonomi, Ayah Tiga Anak Promosikan Diri Mencari Pekerjaan Juru Masak di Tugu Adipura

( kata)
<i>Alami Kesulitan Ekonomi, Ayah Tiga Anak Promosikan Diri Mencari Pekerjaan Juru Masak di Tugu Adipura</i>
Indra, saat mempromosikan dirinya untuk mendapat pekerjaan sebagai juru masak di Tugu Adipura, Bandar Lampung. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co): Akibat mengalami kesulitan ekonomi sekitar 3 bulan, membuat seorang mantan juru masak mempromosikan diri dengan memasang pengumuman bahwa dirinya membutuhkan pekerjaan.

Berdiri seorang pria di tepian lampu merah bundaran Tugu Adipura, Bandar Lampung, Rabu, 14 September 2022, dengan mengenakan penutup kepala seperti kopiah bermotif batik Lampung. Terpampang di dadanya sebuah tulisan di atas kertas karton warna putih yang menutupi hingga bawah lutut, tentang status dirinya yang kini membutuhkan sebuah pekerjaan.

Kedua tangganya juga terlihat mengangkat kertas karton dengan tulisan serupa berikut dengan nomor kontak pribadi.

Indra (43) harus menepis semua rasa malunya di tengah siang bolong itu, demi keberlangsungan hidup istri dan ketiga anaknya.

Timbul rasa kasihan namun tidak tahu harus berbuat apa ketika mendengar penuturan darinya langsung. Hal ini ia lakukan lantaran bingung harus berbuat apa, ada kebutuhan yang harus dipenuhi tapi himpitan dan kondisi perekonomian membuatnya tidak bisa mengabulkan keinginan keluarganya.

"Bagaimana ya, saya kan harus bayar kontrakan sudah nunggak. Anak juga sudah nunggak dua bulan biaya sekolah mondoknya," keluhnya.

"Anak pertama sekolah MTS di pondok. Anak kedua masih SD, yang bungsu masih TK," tambahnya.

Sempat menjadi juru masak kurang lebih selama 12 tahun menjadi bekal utamanya dalam mencari pekerjaan. Setelah tidak lagi bekerja di resto tempatnya dahulu mencari nafkah, keseharian Indra diisi dengan berkeliling menjajakan makanan ringan.

"Sebenarnya kerja masih, cuma ya itu keliling jualan makanan ringan kayak sosis dan lain-lain. Sehari paling dapat Rp50 ribu, itu pun tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Akhirnya seperti ini," ucapnya.

Menjajakan diri mencari pekerjaan di tengah pusat kota seperti itu telah tiga hari Indra lakukan, meski sempat mendapatkan kabar lewat telepon akan info pekerjaan namun semuanya belum ada kepastian.

"Sudah tiga hari sama ini saya begini, dari Sabtu kemarin, terus Minggu dan sekarang hari Rabu ini. Sudah ada yang ngubungin tapi belum ada yang pasti ngasih kerjaan buat saya. Mau ngelamar kerja ke perusahaan banyak ditolak. Mungkin karena umur yang sudah kepala empat ini jadi pertimbangan perusahaan," keluhnya.

Indra berharap upaya yang dilakukannya tersebut dapat membuahkan hasil. Dia yakin dengan pengalaman belasan tahun di dapur ada pemilik usaha kuliner yang tertarik untuk mengajaknya bekerja sebagai juru masak kembali.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar