#beritalampung#beritalampungterkini#polri#humaspolri#huthumaspolri

Humas Polri harus Lebih Terbuka dan Intensif Sampaikan Informasi

( kata)
Humas Polri harus Lebih Terbuka dan Intensif Sampaikan Informasi
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Peringatan HUT ke-71 Humas Polri pada 30 Oktober 2022 mengangkat tema Humas Polri yang presisi bangkit bersama masyarakat mendukung Indonesia maju. Humas Polri harus lebih terbuka dengan masyarakat atau publik dan lebih transparan dalam hal penyampaian informasi publik.

Pengamat hukum pidana Dr. Ahmad Irzal Fardiansyah mengatakan selain lebih terbuka, Humas Polri dalam penyampaiannya harus lebih intensif.  "Menurut saya, polisi punya ruang yang banyak membuat informasi. Apa yang sedang dikerjakan institusi mereka bisa dibaca publik secara transparan," katanya, Minggu, 30 Oktober 2022.

Baca juga: HUT ke-71 Humas Polri Momentum Membangun Citra Positif di Masyarakat 

Dia juga meminta publik atau masyarakat pun juga harus menyadari ada informasi yang terbatas atau belum bisa disampaikan. "Humas Polri harus bisa terbuka informasi yang dibutuhkan publik," ujarnya.

Ahmad juga mengapresiasi kinerja Humas Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat meski banyak yang harus dibenahi. " Polri sekarang itu sudah mengalami perubahan-perubahan, seperti wajah mereka dengan tagline humanis," katanya.

Selain terbuka dan intensif, ia berharap Humas Polri pun lebih sigap dalam menangani atau memberi informasi yang berkaitan dengan perkara hukum. "Karena yang dibutuhkan publik kan informasi valid yang jelas," ujarnya.

Dia memberi contoh perkara hukum yang muncul di tengah-tengah masyarakat, ketika hal tersebut hanya disampaikan media dan lambat disampaikan kepolisian, masyarakat akhrinya mempunyai informasi yang kurang valid. Ha;l itu berimbas memunculkan kecurigaan dan kebingungan di antara masyarakat.

"Itu harusnya Polri lebih cepat dan lebih tanggap berkaitan sorotan publik. Polri harus cepat sampaikan, misal kasus ini sedang ditangani, sampaikan hal yang memang perlu disampaikan ke publik," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar